Sebanyak 261 pelamar mendaftar sebagai calon anggota KPI Pusat

2 weeks ago 7

Jakarta (ANTARA) - Panitia Seleksi (Pansel) Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Periode 2026-2029 mencatat hingga hari ini, Selasa, sebanyak 261 pelamar telah mendaftarkan diri secara daring.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Edwin Hidayat Abdullah selaku ketua panitia seleksi menilai antusiasme masyarakat untuk terlibat dalam pengawasan dan pengembangan dunia penyiaran nasional sangat tinggi. Ia pun mengapresiasi tingginya minat publik tersebut.

"Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat yang luar biasa, di mana jumlah pendaftar sudah mencapai 261 orang. Angka ini menunjukkan harapan besar publik agar KPI diisi oleh figur-figur berintegritas. Kami mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk mendaftar dan mengambil peran strategis ini sebelum pendaftaran ditutup," kata Edwin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Tingginya partisipasi dalam pendaftaran calon anggota KPI Pusat dinilai sebagai indikator kuatnya kepedulian masyarakat terhadap ekosistem penyiaran yang sehat, berkualitas, dan mencerdaskan bangsa.

Baca juga: Menkomdigi: PP TUNAS Perkuat Peran Orang Tua Lindungi Anak dari Penipuan Digital

Ia menegaskan bahwa pintu pendaftaran seleksi masih dibuka hingga tanggal 23 Januari 2026. Masyarakat yang berminat dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran melalui laman resmi https://seleksi.komdigi.go.id.

Tahapan seleksi akan meliputi verifikasi administrasi, tes tertulis, asesmen psikologis, hingga wawancara.

Hasil seleksi nantinya akan diserahkan kepada Menteri Komunikasi dan Digital untuk diteruskan ke Komisi I DPR RI guna menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test).

Edwin berharap proses seleksi ini dapat menghasilkan anggota KPI Pusat yang mampu menjawab tantangan disrupsi informasi dan menjaga kedaulatan penyiaran di Indonesia.

Baca juga: Komisi VII DPR cari model inovasi berdayakan UMKM lewat lembaga penyiaran

Baca juga: RRI dan KPI lawan diskriminasi disabilitas dengan program film radio

Pewarta: Farhan Arda Nugraha
Editor: Indriani
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |