KPAI: Penguatan pengasuhan positif perlu untuk kesehatan mental anak

1 hour ago 2
Lingkungan yang suportif serta kesiapan sekolah untuk menunjang kesehatan mental anak melalui sistem perlindungan dan deteksi dini

Jakarta (ANTARA) - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memandang perlunya penguatan pengasuhan positif dalam keluarga untuk mendukung kesehatan mental anak.

"Langkah mendesak yang perlu dilakukan adalah penguatan pengasuhan positif dalam keluarga," kata Anggota KPAI Diyah Puspitarini saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Selain itu, lanjutnya, sekolah juga harus menjadi ruang yang aman dan mendukung bagi anak untuk belajar, berkembang, serta membangun karakter secara positif.

"Lingkungan yang suportif serta kesiapan sekolah untuk menunjang kesehatan mental anak melalui sistem perlindungan dan deteksi dini," kata Diyah Puspitarini.

Baca juga: Menkes: Cakupan CKG diperluas dukung kesehatan mental anak

Menurut dia, keluarga dan sekolah merupakan ruang utama interaksi anak, sehingga diharapkan bisa menjadi ruang aman saat anak mengalami tekanan mental.

Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang menyasar tujuh juta anak menemukan masalah serius.

Tercatat hampir 10 persen atau sekitar 700 ribu anak mengalami gejala gangguan kesehatan mental, termasuk depresi dan kecemasan. Sejalan dengan itu angka kasus bunuh diri anak di Indonesia tergolong tinggi.

Baca juga: Mendikdasmen rancang budaya sekolah aman jaga kesehatan jiwa siswa

"Ada 116 kasus bunuh diri anak yang tercatat selama tahun 2023 hingga 2025," kata Diyah Puspitarini.

Pemerintah juga telah mengambil langkah serius untuk menangani isu kesehatan mental anak, yang ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Kesehatan Jiwa Anak oleh sembilan menteri dan kepala lembaga pada awal Maret 2026.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno mengatakan adanya urgensi luar biasa untuk mengatasi isu kesehatan jiwa anak-anak Indonesia, mengingat sejumlah kasus bunuh diri yang dilakukan anak dalam beberapa waktu terakhir serta kekerasan yang dilakukan anak terhadap orang tua.

Baca juga: Jadi isu serius, 9 kementerian & lembaga teken SKB Kesehatan Jiwa Anak

Pewarta: Anita Permata Dewi
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |