Makassar (ANTARA) - Tim Rescue Pos SAR Bone melakukan pencarian terhadap nelayan paruh baya bernama Ari (40) yang hilang usai mengalami kecelakaan di Perairan Pallette, Kabupaten Bone.
"Setelah menerima informasi dari pihak keluarga korban, kami segera mengerahkan personel Pos SAR Bone menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian," ujar Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar Andi Sultan, di Makassar, Kamis.
Dari laporan diterima Basarnas Makassar, korban dinyatakan hilang di tengah laut diduga terjatuh ke laut karena sehari sebelumnya (29/4) mencari ikan dengan menggunakan perahu jenis katinting di Perairan Pallette Bone.
Pada Kamis siang, saat pencarian perahu korban ditemukan dalam kondisi terbalik tanpa ada tanda tanda keberadaannya. Rekan nelayan lain sempat melakukan pencarian, namun korban tidak kunjung ditemukan.
Upaya pencarian awal itu dilakukan oleh keluarga korban bersama masyarakat setempat, tetapi korban belum ditemukan. Atas kejadian itu dilaporkan kepada Basarnas Makassar untuk mendapatkan bantuan operasi pencarian dan pertolongan.
"Saat ini tim telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat untuk kelancaran pencarian korban," kata Andi Sultan.
Operasi SAR dilakukan, kata dia, turut mempertimbangkan kondisi cuaca dan perairan di sekitar lokasi karena situasi di perairan tersebut ombak cukup landai dengan kondisi cuaca berawan.
"Meskipun kondisi cuaca di lokasi terpantau berawan, kami berharap korban dapat segera ditemukan. Operasi SAR akan terus dilaksanakan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan," katanya menambahkan.
Baca juga: Tim SAR temukan seorang nelayan yang hilang di perairan Garut
Baca juga: Basarnas: Nelayan hilang di Pantai Suwuk ditemukan meninggal dunia
Baca juga: Hilang 6 hari, nelayan lansia asal Kalsel ditemukan selamat di Sulbar
Pewarta: M Darwin Fatir
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































