Jakarta (ANTARA) - Aktor Omar Daniel menceritakan tertarik membintangi film "Keluarga Suami Adalah Hama" salah satunya karena membawa karakter sandwich generation.
Menurut Omar, karakter sandwich generation yang memiliki tanggung jawab besar dalam keluarga belum pernah dimainkannya dalam film.
“Belakangan ini memang lagi banyak film-film ngebahas soal keluarga. Tapi di momen itu aku memang pingin banget ‘kok gua kayak belum pernah ya dapat peran kayak sandwich generation’, yang aku rasa film itu bisa cerita dekat sama kehidupan penonton segala usia,” saat kunjungan media ke Antara Heritage Center (AHC) di Jakarta, Rabu.
Baca juga: Lewat film 'Holy Crowd', Prilly Latuconsina soroti isu relasi sosial
Dalam film "Keluarga Suami Adalah Hama", Omar Daniel berperan sebagai Damar yang harus memenuhi kebutuhan ibu, adik-adiknya, serta rumah tangganya.
Karakter Damar dinilainya sebagai sosok yang sudah menikah dan harus menghadapi kompleksitas kehidupan rumah tangga merupakan versi yang lebih dewasa dibandingkan bayangannya sebelumnya.
Selain karakter, Omar juga mengatakan alasan tertarik membintangi film tersebut karena ceritanya terasa dekat dengan realitas yang dialami sebagian orang.
“Apalagi dari segi cerita juga mungkin judulnya kayak agak bikin kaget karena frontal banget, tapi justru itu yang menarik setelah dibaca jalan ceritanya ternyata seru banget, konfliknya sangat realistis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, apalagi untuk yang sudah menikah,” imbuh dia.
Baca juga: Film The Longest Wait angkat humanisme perjuangan Timnas Indonesia
Film “Keluarga Suami adalah Hama” garapan sutradara Anggy Umbara itu menceritakan Intan (Raihaanun) yang terpaksa tinggal bersama keluarga Damar, suaminya, harus beradaptasi dengan keadaan ekonomi rumah yang sedang terpuruk itu.
Namun, tuntutan-tuntutan dari keluarga Damar (Omar Daniel) semakin mempengaruhi hubungan rumah tangga mereka berdua. Intan perlahan merasa diperlakukan bukan sebagai menantu.
Selain Omar Daniel dan Raihaanun, film “Keluarga Suami adalah Hama” juga dibintangi oleh Meriam Bellina, Sitha Marino, Jeremie Moeremans, serta Fairuz A Rafiq. Film ini dijadwalkan akan tayang mulai 21 Mei 2026 di bioskop Indonesia.
Baca juga: Aktris Sitha Marino sempat takut saat akting bareng Meriam Bellina
Baca juga: Reza Rahadian tertarik dengan film bertema sosial dan kemanusiaan
Baca juga: Nonton bareng film Na Willa, Wamen Veronica dorong kreativitas anak
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































