Jakarta (ANTARA) - Produsen elektronik asal Korea Selatan Samsung dikabarkan telah berhasil menyelesaikan pengujian teknologi penting yang dianggap sebagai tulang punggung jaringan 6G masa depan.
GSM Arena, Jumat (21/2) melaporkan bahwa Samsung terlibat dalam penelitian dan pengembangan peralatan jaringan telekomunikasi, bukan hanya sekedar penyedia ponsel pintar. Perusahaan itu menjalin kerja sama dengan KT Corporation dan menyelesaikan uji coba teknologi eXtreme multiple-input multiple-output (X-MIMO) pada pita frekuensi 7GHz.
Disebutkan juga bahwa mereka telah berhasil mencapai kecepatan unduh puncak mencapai sebesar 3Gbps dengan menggunakan sistem antena berdensitas sangat tinggi.
Baca juga: Samsung catat peningkatan penggunaan Galaxy AI pada 2025
X-MIMO disebut-sebut sebagai pilar jaringan 6G karena pita 7GHz dianggap sebagai solusi terbaik untuk jaringan 6G saat ini. Pita ini diklaim dapat menawarkan keseimbangan yang baik antara kapasitas dan jangkauan, dan masih berada dalam pita gelombang milimeter.
Para peneliti mengalirkan delapan aliran data dari stasiun pangkalan ke perangkat pengguna, menggunakan keahlian KT dalam mereplikasi kondisi jaringan luar ruangan di dunia nyata.
Tentu saja, masih ada jalan panjang yang harus ditempuh terkait 6G, tetapi, Samsung jelas berada di jalur yang tepat untuk menjadi pelopor dalam pengembangan jaringan seluler generasi berikutnya.
Baca juga: Indosat luncurkan program sosial hingga konektivitas pada Ramadhan
Baca juga: BRIN kembangkan antena untuk teknologi jaringan komunikasi 6G
Baca juga: Samsung dan Universitas Princeton bermitra kembangkan jaringan 6G
Penerjemah: Chairul Rohman
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































