Kabupaten Bogor (ANTARA) - SPBU 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali membuka layanan penyaluran BBM jenis Pertalite setelah sebelumnya dihentikan sementara menyusul temuan bahan bakar diduga bercampur air dan dikeluhkan konsumen.
Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional JBB PT Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria dalam keterangannya di Bogor, Sabtu, menjelaskan, pembukaan kembali layanan dilakukan setelah proses pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan operasional SPBU oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bersama pihak pengelola, aparat kepolisian dan unsur pemerintah daerah setempat.
Ia menyampaikan bahwa operasional SPBU kini telah berjalan normal dan masyarakat dapat kembali melakukan pengisian BBM seperti biasa.
“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh serta perbaikan pada komponen yang mengalami kendala, kualitas dan sarana penyaluran Pertalite di SPBU Parungpanjang dipastikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Saat ini layanan telah kembali dibuka,” ujar Satria.
Pertamina Patra Niaga turut mengapresiasi kerja sama berbagai pihak selama proses penanganan dan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas serta keandalan distribusi BBM kepada masyarakat.
Masyarakat diimbau segera melaporkan pertanyaan ataupun keluhan terkait layanan dan kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.
Sebelumnya, penjualan Pertalite di SPBU tersebut dihentikan sementara pada Sabtu (14/2) setelah adanya laporan masyarakat terkait dugaan BBM bercampur air yang menyebabkan sejumlah kendaraan mogok dan mengalami kerusakan mesin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik bersama tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan.
Dari hasil awal pemeriksaan tim ahli, ditemukan adanya campuran air di kolam penampungan Pertalite sehingga distribusi dihentikan sementara untuk proses penanganan.
Pihak pengelola SPBU juga menyatakan kesiapan mengganti bahan bakar serta membantu biaya perbaikan kendaraan konsumen yang terdampak, sementara penyebab pasti masuknya air ke dalam tangki penampungan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Pertamina buka peluang ekonomi wisata di Jabar lewat "Dewi Surga"
Baca juga: Pertamina Patra Niaga JBB pastikan seluruh SPBU di Jakarta beroperasi
Baca juga: Pertamina EP sebut PJBG dukung kebutuhan industri di Jawa Barat
Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































