Simpang Empat (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat mencatat 12.573 orang telah menerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga saat ini di daerah itu.
"Penerima manfaat 12.573 orang itu berasal dari lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi," kata Koordinator Wilayah BGN Pasaman Barat Putri Geo Anggriani di Simpang Empat, Santu.
Menurutnya, penerima manfaat MBG itu adalah untuk ibu hamil menyusui, balita, peserta didik dan tenaga kerja didik.
"Untuk tenaga pendidik belum semua dapat karena tiap SPPG maksimal melayani 3.000 penerima manfaat. Jadi kalau semua tenaga pendidik dimasukkan pastinya penerima manfaat akan lebih dari 3.000. Makanya yang dapat MBG untuk tenaga pendidik saat ini ada sekitar dua sampai lima tiap sekolah," ujarnya.
Baca juga: Komisi X: MBG tidak ganggu postur anggaran kementerian pendidikan
"Kita menargetkan di 11 kecamatan akan ada SPPG. Namun nanti bisa tiga sampai empat SPPG di satu kecamatan. tergantung sasaran penerima manfaat," katanya.
Ke depan akan mulai menyalurkan MBG kepada warga lanjut usia jika dapur SPPG nya sudah berlebih atau overload.
"Jumlah dapur SPPG saya ini masih sedikit dan kita fokus kepada ibu hamil menyusui, balita, peserta didik dan tenaga kerja didik," katanya.
Dari lima SPPG itu, katanya, telah menyerap atau 260 tenaga kerja.
Masing-masing SPPG yang beroperasi mempekerjakan 48 relawan, ditambah satu kepala SPPG, satu orang ahli gizi dan satu orang chef. Satu SPPG mempekerjakan 52 orang.
"Di Pasaman Barat sudah lima SPPG beroperasi sehingga telah menyerap 260 orang," katanya.
Dia menambahkan jumlah SPPG kemungkinan besar akan terus bertambah di Pasaman Barat sehingga akan menambah peluang kerja masyarakat lokal yang ada.
Baca juga: DPR pastikan MBG selama Ramadhan jangkau semua penerima manfaat
Pewarta: Altas Maulana
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































