Produksi migas MedcoEnergi tembus 156 ribu barel/hari sepanjang 2025

1 week ago 10
pencapaian tersebut didukung proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen

Jakarta (ANTARA) - PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) mencatat rata-rata produksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 156 ribu barel minyak per hari (BOEPD) sepanjang 2025.

Dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, CEO MedcoEnergi Roberto Lorato mengatakan bahwa pencapaian tersebut didukung oleh beberapa proyek baru di Blok B Natuna serta peningkatan kepemilikan operasi di PSC Corridor menjadi 70 persen.

Pada kuartal IV/2025, produksi migas mencapai puncaknya di level 178 BOEPD, dengan rata-rata 176 ribu BOEPD selama kuartal itu.

"Memasuki tahun 2026, kami tetap fokus untuk terus menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan melalui pertumbuhan, keunggulan operasional, serta disiplin dalam pengelolaan modal," kata Roberto.

Roberto menyampaikan MedcoEnergi menargetkan produksi antara 165 ribu hingga 170 ribu BOEPD. Menurut dia, target ini merupakan yang tertinggi di sepanjang sejarah perusahaan.

Dari penjualan listrik, Medco Power berhasil membukukan angka sebesar 4.371 gigawatt hour (GWh), dengan pertumbuhan penjualan energi terbarukan sebesar 25 persen, yang berasal dari independent power producer (IPP) baru di Ijen dan Bali Timur.

Untuk 2026, perusahaan menargetkan penjualan listrik sebesar 4.550 GWh, dengan kontribusi energi terbarukan sebesar 24 persen.

Selain itu, Medco melaporkan cadangan proven and probable (2P) meningkat menjadi 564 juta BOE. Angka tersebut meningkat dibanding 2024 yang tercatat sebesar 493 juta BOE.

Lebih lanjut, Roberto menyampaikan indeks umur cadangan 2P juga meningkat menjadi 11,4 tahun pada 2025 atau naik dibandingkan dengan 2024 yang tercatat 10,4 tahun.

Sumber daya kontinjensi 2C pada akhir 2025, meningkat menjadi 1 miliar BOE, sedangkan pada 2024 896 juta BOE.

Di sisi lain, perusahaan mencatatkan total imbal hasil pemegang saham sebesar 27 persen pada 2025, dengan pengembalian dana sebesar 110 juta dolar AS kepada pemegang saham melalui dividen sebesar 80 juta dan pembelian kembali saham sebesar 30 juta dolar AS.

Baca juga: ESDM, BPMA, dan Medco E&P salurkan bantuan untuk warga Aceh

Baca juga: Medco siap ekspor listrik ke Singapura

Baca juga: Medco Power Indonesia buka peluang terlibat di proyek PLTSa

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |