APEC soroti reformasi kesehatan sebagai kunci pertumbuhan ekonomi

1 hour ago 2

Jakarta (ANTARA) - Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) menyoroti pentingnya reformasi kesehatan sebagai faktor pendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan.

Kelompok Kerja Kesehatan APEC, melalui pernyataan yang dirilis di laman resminya pada Kamis, menyatakan bahwa para pejabat kesehatan mulai menajamkan fokus pada sistem kesehatan sebagai variabel ekonomi seiring dengan penuaan penduduk yang berlangsung cepat.

Kelompok kerja tersebut menilai bahwa penuaan penduduk, pelambatan pertumbuhan angkatan kerja, dan meningkatnya biaya layanan kesehatan, semakin membebani produktivitas, keberlanjutan fiskal, dan prospek pertumbuhan jangka panjang di seluruh kawasan,

“Wilayah kami tengah bergerak melampaui upaya mitigasi ancaman akut, seperti pandemi, untuk menangani tantangan struktural jangka panjang, termasuk perubahan demografi, digitalisasi, dan peristiwa cuaca ekstrem,” kata Ketua Kelompok Kerja Kesehatan APEC Choi Junho.

“Dalam konteks ini, kami berupaya mengintegrasikan kesehatan sebagai elemen inti dari ketahanan ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan,” kata dia.

Choi menuturkan bahwa APEC menjadikan isu penuaan penduduk menjadi perhatian utama, mengingat proporsi penduduk berusia 65 tahun ke atas di kawasan ini diproyeksikan hampir dua kali lipat menjadi sekitar 22 persen pada tahun 2050.

Para anggota kelompok kerja turut menekankan pentingnya mendorong penuaan yang sehat sepanjang siklus hidup, sekaligus mengurangi tekanan jangka panjang terhadap keluarga, pasar tenaga kerja, dan anggaran publik.

Pembiayaan kesehatan juga menjadi area fokus utama lainnya, seiring para pejabat membandingkan berbagai pendekatan untuk memperluas cakupan layanan kesehatan sambil menjaga keberlanjutan fiskal di tengah meningkatnya biaya medis dan bertambahnya usia harapan hidup.

Sembari menekankan besarnya belanja kesehatan yang saat ini telah mencakup sekitar 4 persen dari produk domestik bruto di seluruh perekonomian APEC, Choi menegaskan bahwa kesehatan lebih dari 2,9 miliar penduduk di kawasan, bukan semata-mata isu medis, melainkan pendorong utama stabilitas ekonomi dan pertumbuhan berkelanjutan.

“Membangun sistem kesehatan yang tangguh dan mampu merespons tantangan-tantangan ini merupakan prasyarat bagi pertumbuhan yang stabil di kawasan APEC,” tegas dia.

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |