Banda Aceh (ANTARA) - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan air zamzam sebanyak 27.130 liter lebih untuk jamaah calon haji (JCH) asal embarkasi tersebut sudah tiba di Asrama Haji Embarkasi Aceh, yang nantinya dibagikan kepada 5.426 calon haji provinsi itu.
"Iya benar, untuk air zamzam sudah sampai semuanya dari dua kali pengiriman," kata Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal di Banda Aceh, Kamis.
Baca juga: Keutamaan air Zamzam: Oleh-oleh istimewa dari Tanah Suci penuh berkah
Ia menjelaskan air zamzam yang sudah berada di Asrama Haji Aceh tersebut diterima setelah dua kali penerbangan, yakni pada 10 dan 12 Mei 2026 oleh Garuda Indonesia.
"Dua kali pengangkutan, tanggal 10 dan 12 Mei lalu, menggunakan pesawat jamaah tanpa penumpang," ujarnya.
Karena itu, PPIH mengimbau kepada jamaah calon haji Aceh untuk tidak lagi membawa pulang lagi air zamzam, karena sudah disediakan pihak Garuda Indonesia di tanah air.
Air zamzam tersebut, lanjut dia, dipaketkan sebanyak lima liter untuk masing-masing calon haji Aceh, dan bakal diserahkan kepada mereka setelah kepulangan dari Tanah Suci.
"Paket air zamzam-nya lima liter per calon haji. Dibagikan nanti saat jamaah sudah kembali dari ibadah haji," katanya.
Tetapi, lanjut dia, untuk sistem pembagian air zamzam tersebut belum diputuskan, apakah diberikan melalui pemerintah kabupaten/kota masing-masing atau langsung sebelum kepulangan dari asrama nanti.
Baca juga: Jamaah haji dilarang bawa air zamzam ke pesawat, koper akan dibongkar
Baca juga: Jamaah dilarang bawa Air Zamzam dalam koper bagasi
"Kalau dulu kita serahkan kepada pemerintah daerah untuk dibagikan sendiri, tapi tahun ini bisa jadi di Asrama Haji. Tetapi, ini belum diputuskan, masih dimusyawarahkan," kata Arijal.
Sebagai informasi, jumlah calon haji Aceh yang saat ini telah berada di Arab Saudi sebanyak delapan kelompok terbang atau sekitar 3.138 orang, dari keseluruhan 5.426 calon haji asal tanah rencong.
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































