Menkomdigi: Balmon SFR ujung tombak upaya jaga keamanan ruang digital

4 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan bahwa Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio atau Balmon SFR harus bisa menjadi ujung tombak dalam upaya untuk menjaga keamanan ruang digital.

"Balmon harus menjadi ujung tombak yang andal dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman, tertib, dan bermanfaat bagi seluruh rakyat," katanya sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Kamis.

Saat mengunjungi Kantor Balmon Medan pada Rabu (13/5), dia mengatakan bahwa seluruh personel Balmon SFR di Indonesia harus menjadi garda terdepan upaya menjamin kualitas pelayanan telekomunikasi bagi masyarakat.

Dia menekankan bahwa Balmon SFR bukan hanya unit teknis pemantau frekuensi, melainkan perpanjangan tangan negara dalam menjaga konektivitas komunikasi di daerah.

"Balmon adalah wajah pemerintah di daerah. Ketika bencana datang, masyarakat tidak bertanya tupoksi, mereka mencari kehadiran negara," katanya.

Ia menyampaikan bahwa peran Balmon SFR semakin strategis seiring dengan peningkatan infrastruktur digital nasional.

Menurut dia, Balmon SFR perlu menggunakan teknologi mutakhir untuk meningkatkan efisiensi dalam menjalankan tugas memantau pemanfaatan spektrum frekuensi radio.

"Kita harus berani mengadopsi teknologi baru, termasuk kecerdasan buatan, untuk menciptakan sistem monitoring yang lebih cepat, efisien, dan adaptif. Meski alat semakin canggih dan mahal, peluang efisiensi yang dihasilkan jauh lebih besar," ia menjelaskan.

Baca juga: Kemkomdigi berupaya perluas jangkauan layanan 4G dan 5G

Baca juga: Kemkomdigi minta masukan publik soal aturan alokasi frekuensi radio

Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |