Populer, Rp1,8 triliun bansos Sumatera hingga belajar di tenda darurat

1 week ago 8

Jakarta (ANTARA) - Berikut rangkuman berita humaniora populer di Indonesia, Selasa (27/1), mulai dari pemerintah menganggarkan Rp1,8 triliun bansos untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar hingga pelajar di SMAN 1 Tukka belajar di tenda darurat.

1) Pemerintah anggarkan Rp1,8 triliun bansos untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan anggaran Rp1,8 triliun untuk bantuan sosial (bansos) reguler bagi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako (BPNT) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Baca selengkapnya di sini:

2) DVI Polda Jabar identifikasi 30 jenazah korban longsor Cisarua

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat berhasil mengidentifikasi 30 jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Baca selengkapnya di sini:

3) Mendes tegaskan tak ada pengurangan pendamping desa di daerah bencana

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan tidak ada pengurangan jumlah pendamping desa di wilayah terdampak bencana alam.

Baca selengkapnya di sini:

4) Pelajar di SMAN 1 Tukka belajar di tenda darurat hingga PJJ

Ratusan pelajar SMA Negeri 1 Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, terpaksa belajar di tenda darurat hingga Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat sekolah mereka digunakan sebagai tempat pengungsian penyintas bencana hidrometeorologi.

Baca selengkapnya di sini:

5) 13 personel Mandala Agni bantu pemadaman kebakaran lahan di Aceh Barat

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat memastikan 13 personel Mandala Agni dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dikerahkan untuk melakukan pemadaman kebakaran lahan yang terus terjadi di sejumlah titik di daerah itu

Baca selengkapnya di sini:

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |