Polisi bantu kernet yang ditinggal sopir di Pelabuhan Tanjung Priok

4 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) -

Kepolisian membantu seorang kernet bernama Akid, warga Cirebon, Jawa Barat yang kebingungan karena ditinggal sopir yang mengemudi truk bermuatan garam usai melakukan aktifitas bongkar muat garam di area Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu.

“Ponsel korban pun dilaporkan sudah hilang saat berada di jalan tol Karawang, sehingga mengalami kesulitan untuk menghubungi sang sopir yang telah pergi meninggalkannya,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan korban yang kebingungan langsung mendatangi kantor polisi setempat yang jaraknya disebut tidak terlalu jauh dari tempat aktifitas bongkar muat.

Setelah tiba di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, petugas SPKT segera menerima laporan Akid dan langsung menindaklanjutinya.

"Operator Layanan Polri 110 Brigadir Arif segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Call Center Layanan Polri 110 Polres Cirebon," kata dia.

Informasi tersebut diteruskan kepada anggota Bhabinkamtibmas Polsek Pabuaran Polres Cirebon agar segera menghubungi pihak perusahaan tempat korban bekerja dan menyampaikan agar dapat segera menjemput korban di Pelabuhan Tanjung Priok.

Baca juga: Polisi tangkap dua kurir ganja di kawasan Tanjung Priok

"Tidak berselang lama, korban ini akhirnya dapat dijemput oleh sopir truk lain yang juga melakukan aktifitas bongkar muat di area Pelabuhan Tanjung Priok. Itu berkat koordinasi yang cepat dan sinergi antar jajaran kepolisian," kata Fajri.

Dalam melakukan aktivitas bongkar muat barang di area Pelabuhan Tanjung Priok. Ada peraturan yang boleh diizinkan masuk ke dalam hanyalah sopir saja, sehingga sang kernet harus menunggu di ruang tunggu yang disediakan.

Usai bongkar muat, sang sopir disebut tidak menemukan sang kernet yang berada di ruang tunggu. Lalu sang sopir juga sempat mencari-cari selama setengah jam sebelum akhirnya pergi meninggalkan si kernet.

“Beruntung masalah ini bisa terselesaikan setelah kernet mendatangi pihak kepolisian," ujarnya.

Ia menegaskan peristiwa ini menjadi bukti nyata bahwa Layanan Call Center Polri 110 hadir untuk memberikan bantuan secara cepat, mudah, dan tanpa dipungut biaya kepada masyarakat yang membutuhkan kehadiran kepolisian.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengemudi dan pengguna jalan, masyarakat apabila mengalami gangguan kamtibmas atau situasi darurat yang memerlukan kehadiran polisi, segera hubungi Call Center Layanan Polri 110. Layanan ini bebas pulsa dan siaga 24 jam," katanya.

Baca juga: Polisi: Pelaku penjual air gun miliki keahlian modifikasi senjata

Baca juga: Pengemudi ojol di Jakut diiming-imingi uang sebelum motor dicuri

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |