PM Norwegia tegaskan dukungan untuk Denmark soal Greenland

2 weeks ago 11

Oslo (ANTARA) - Perdana Menteri Norwegia Jonas Gahr Store mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan pada Senin (19/1) bahwa ia menerima pesan teks pada Minggu (18/1) sore dari Presiden AS Donald Trump.

Dalam pernyataan itu, Store menegaskan kembali sikap Norwegia terkait Greenland, dengan mengatakan Greenland merupakan bagian dari Kerajaan Denmark dan Norwegia "sepenuhnya mendukung Kerajaan Denmark dalam hal ini."

Store menuturkan pesan teks dari Trump itu dikirim sebagai tanggapan atas pesan singkat yang dia kirim sebelumnya pada hari yang sama atas nama dirinya dan Presiden Finlandia Alexander Stubb.

Disampaikan Store, dalam pesan mereka kepada Trump, mereka menyuarakan penolakan terhadap kenaikan tarif yang telah diumumkan, menekankan perlunya deeskalasi, serta mengusulkan pembicaraan via telepon antara Trump, Stubb, dan Store pada hari yang sama.

"Tanggapan dari Trump datang tak lama usai pesan itu dikirim," ujar Store, sembari menambahkan bahwa keputusan untuk membagikan pesannya kepada para pemimpin NATO lainnya merupakan keputusan Trump.

Dalam pernyataan itu, Store juga menyinggung tentang Hadiah Nobel Perdamaian. "Saya telah menerangkan dengan jelas, termasuk kepada Presiden Trump, hal yang telah diketahui luas, penghargaan itu dianugerahkan oleh Komite Nobel yang independen, bukan oleh Pemerintah Norwegia," tutur Store.

Menurut laporan media setempat, dalam pesan teksnya kepada Store, Trump menanggapi keputusan Norwegia yang tidak menganugerahkan Hadiah Nobel Perdamaian kepada dirinya atas perannya yang dia sebut "menghentikan delapan perang," seraya mengatakan "saya tidak lagi merasa berkewajiban untuk hanya memikirkan perdamaian." Trump menambahkan bahwa saat ini dia dapat "memikirkan apa yang baik dan tepat" bagi AS.

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa sejak NATO didirikan, AS telah memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan negara mana pun untuk NATO, dan "kini NATO harus melakukan sesuatu bagi AS." Dia menegaskan "kendali penuh dan total atas Greenland" oleh AS merupakan satu-satunya cara untuk memastikan keamanan global.

Pada Sabtu (17/1), Trump mengatakan AS akan menerapkan tarif 10 persen untuk barang-barang dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai 1 Februari, dan mengancam akan menaikkan tarif itu hingga 25 persen mulai 1 Juni kecuali tercapai kesepakatan terkait tuntutannya tentang "pembelian penuh dan total" Greenland.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |