Jayapura (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua menyiapkan pembangunan sebanyak 14 ribu rumah rakyat yang akan dilaksanakan 2026 secara bertahap di seluruh wilayah provinsi itu dengan pembangunan pertama di kawasan pesisir sebagai lokasi percontohan awal.
Gubernur Papua Mathius D Fakhiri di Jayapura, Jumat, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus menata kawasan permukiman yang lebih layak dan terencana.
Baca juga: Gubernur ajukan 14.882 unit rumah layak huni bagi MBR di Papua
“Untuk tahap awal, kami fokuskan di wilayah yang lebih mudah dijangkau terlebih dahulu sebagai percontohan di kawasan pesisir perkotaan,” katanya.
Menurut Fakhiri, di wilayah perkotaan dimulai dari pulau kosong dan sekitarnya. Untuk itu, pihaknya kini sedang gencar melakukan koordinasi dan konsolidasi bersama Pemkot Jayapura.
"Kami telah mengusulkan pembangunan 14 ribu unit rumah untuk satu tahun anggaran, yang nantinya dibagi secara proporsional sesuai kebutuhan masing-masing kabupaten dan kota di Papua," ujarnya.
Dia menjelaskan oleh sebab itu tahap pertama yang bakal dilakukan menjadi contoh agar dapat dilihat langsung oleh masyarakat.
"Setelah model pembangunannya berjalan baik, baru kami dorong ke wilayah lain secara bertahap, tentunya dengan mengutamakan kearifan lokal di daerah tersebut, ” katanya.
Dia menambahkan pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk memetakan kebutuhan riil perumahan rakyat, sehingga program tersebut tepat sasaran dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Baca juga: Mimika masih membutuhkan 29.157 unit rumah layak huni
Baca juga: Menteri PKP: Secepatnya, pembangunan 2.200 rumah di Papua Pegunungan
"Selain itu, kami juga menunggu dukungan dan sinkronisasi program dari kementerian terkait agar pembangunan rumah rakyat tersebut dapat berjalan berkelanjutan," ujarnya.
Dia menjelaskan pihaknya berharap program pembangunan rumah rakyat tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong penataan kawasan permukiman yang lebih tertib, sehat, dan layak huni di Papua.
“Target kami jelas, 14 ribu rumah ini untuk seluruh Papua. Programnya jalan terus dan kami dorong bersama-sama dengan pemerintah kabupaten dan kota,” katanya.
Pewarta: Qadri Pratiwi
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































