Pemprov Bali gandeng 12 ribu mahasiswa bantu program pembangunan

4 hours ago 2
...Saya berharap adik-adik mahasiswa mampu meninggalkan jejak pengabdian nyata dalam rangka pembangunan desa melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini

Denpasar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menggandeng 12 ribu mahasiswa dari 38 perguruan tinggi se-Bali untuk membantu percepatan program pembangunan daerah melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang pertama kalinya dilakukan serempak.

“Penghargaan setinggi-tingginya kepada Kemendiktiksaintek dan seluruh jajaran perguruan tinggi, 38 perguruan tinggi yang ada di Bali, atas kerja keras, kolaborasi dalam gerakan bersama mempercepat pembangunan Bali berbasis desa melalui pengabdian masyarakat,” kata Gubernur Bali Wayan Koster.

Koster di Denpasar, Rabu, meluncurkan kolaborasi program Desa Kerthi Bali Sejahtera, dimana desa yang merupakan fondasi utama Bali tempat kebudayaan dirawat, alam dijaga, dan manusia dibentuk, menjadi lokus utama program ini.

“Melalui program Desa Kerti Bali Sejahtera ini, kita mengintegrasikan nilai-nilai luhur Sad Kerthi yang meliputi Atma Kerthi, Segara Kerthi, Danu Kerthi, Wana Kerthi, Jana Kerthi, dan Jagat Kerthi ke dalam program kerja nyata di lapangan,” ujar Gubernur Koster.

Pemprov Bali memulai kolaborasi ini karena melihat perguruan tinggi memiliki peran sangat strategis dalam membantu percepatan pembangunan daerah.

Baca juga: ULM kirim mahasiswa mengabdi di Ibu Kota Nusantara

Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, kampus melahirkan sumber daya manusia unggul, sekaligus menghasilkan berbagai inovasi yang dapat menjadi solusi terhadap berbagai persoalan pembangunan.

“Karena itulah, program pengabdian masyarakat ini bukan sekadar pelaksanaan KKN atau pemenuhan kewajiban akademik, ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi yang disinergikan dengan arah kebijakan pembangunan Provinsi Bali, agar program pembangunan Bali terlaksana secara efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Dalam kolaborasi perdana ini sebanyak lebih dari 12.000 orang mahasiswa terlibat, dan dosen pembimbing lapangan lebih dari 900 orang.

Menurut Koster jumlah ini merupakan kekuatan intelektual yang sangat besar apabila diarahkan untuk membantu masyarakat menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan.

Pemprov Bali sendiri ingin memastikan pembangunan Bali tidak hanya berpusat di kota atau kawasan pariwisata saja, melainkan tumbuh subur dari akar rumputnya, yaitu dari desa.

Baca juga: Kemdiktisaintek: 5.040 mahasiswa terlibat pemulihan pascabencana Aceh

Sehingga ia berpesan dalam program ini agar mahasiswa menjadi pembelajar yang rendah hati di tengah masyarakat, menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi di desa, mendorong inovasi sederhana yang mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa, menjadi calon pemimpin yang memiliki integritas dan kepedulian sosial.

“Saya berharap adik-adik semua mahasiswa mampu meninggalkan jejak pengabdian yang nyata dalam rangka pembangunan desa melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini,” tuturnya.

Program pengabdian masyarakat Desa Kerthi Bali Sejahtera sendiri diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan prioritas Pemprov Bali, antara lain pengelolaan sampah berbasis sumber, gerakan Bali bersih sampah, pembatasan sampah plastik sekali pakai.

Selanjutnya perlindungan danau, mata air, sungai, dan laut, penguatan sistem pertanian organik, penggunaan dan pemasaran produk lokal Bali, penguatan UMKM dan ekonomi desa, pelestarian adat, seni budaya, bahasa, aksara, dan kain tenun Bali, program satu keluarga satu sarjana, serta insentif Nyoman dan Ketut guna melestarikan kearifan lokal Bali.

“Saya berharap seluruh mahasiswa bersama dosen pembimbing mampu menjadi mitra pemerintah desa, desa adat, dan masyarakat dalam mempercepat implementasi berbagai program tersebut, ini adalah momentum yang bersejarah,” ujar Koster.

Baca juga: Mahasiswa FK UMM beri penyuluhan pemenuhan gizi balita di Situbondo

Baca juga: Kemdiktisaintek siapkan dana khusus untuk pengabdian tanggap bencana

Pewarta: Ni Putu Putri Muliantari
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |