Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek strategis nasional (PSN) ladang gas alam (LNG) raksasa di cekungan abadi Blok Masela, Laut Arafura, Provinsi Maluku, Kamis.
Menteri ESDM Bahlil Lahadlia, saat menjawab pertanyaan wartawan di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, menjelaskan prosesi groundbreaking itu akan dipimpin oleh Presiden Prabowo.
"Besok iya (acara groundbreaking Blok Masela, red.). Nanti kita lihat ya (soal kehadiran Presiden, red.), tetapi Insya Allah Presiden akan meresmikan groundbreaking Blok Masela," kata Bahlil.
Baca juga: Bahlil pastikan konstruksi proyek Masela dimulai pada 2027
Terkait informasi Presiden akan menghadiri acara itu secara virtual, Bahlil menjawab kehadiran Presiden secara langsung atau virtual akan diputuskan oleh Presiden Prabowo esok hari.
"Nanti diputuskan Bapak Presiden sendiri," ujar Bahlil.
Sejumlah persiapan telah digelar sehari menjelang acara groundbreaking Blok Masela di Maluku. Prosesi groundbreaking dijadwalkan berlangsung di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku.
Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX, yang menjaga perairan Laut Arafura di Maluku, menggelar patroli laut di perairan sekitar Kota Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, Rabu.
Patroli laut itu dipimpin langsung oleh Komandan Kodaeral IX Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas.
Baca juga: Polda Maluku pastikan keamanan kunjungan Presiden ke Blok Masela
Dalam rangkaian persiapan itu, tidak hanya patroli, TNI Angkatan Laut juga menyiapkan sejumlah rute pelayaran termasuk rute-rute kedaruratan (escape route).
Kemudian, Laksda Hanarko, bersama Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, juga mengikuti simulasi prosesi groundbreaking di Ruang Serbaguna Yonif 734/SNS KKT.
Di lokasi terpisah, Komandan Satuan Patroli Kodaeral IX Kolonel Laut (P) Irwin Kurniady juga memimpin apel pengamanan VVIP di Lapangan Apel Mako Lanal Saumlaki.
Selepas itu, Komandan Kodaeral IX bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa meninjau kesiapan lokasi acara groundbreaking di Desa Lermatang.
"Secara fisik, progress pembangunan infrastruktur pendukung dan seluruh kebutuhan seremoni telah mencapai 90 persen. Masih ada waktu sekitar 24 jam untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan minor sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh persiapan dapat rampung 100 persen," kata Gubernur Maluku sebagaimana dikutip dari siaran resmi Dinas Penerangan Kodaeral IX.
"Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan," kata dia.
Baca juga: Bahlil pastikan percepatan Blok Masela untuk ketahanan energi nasional
Baca juga: Percepatan pengembangan Blok Masela lindungi kedaulatan ekonomi RI
Baca juga: Purbaya bereskan hambatan izin yang bikin proyek Blok Masela mangkrak
Pewarta: Genta Tenri Mawangi, Maria Cicilia Galuh
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































