Sekolah Rakyat Banyuwangi terima siswa baru jenjang SD-SMA

4 hours ago 2
Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa SR di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda

Banyuwangi (ANTARA) - Sekolah Rakyat di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027 sebanyak sembilan rombel (rombongan belajar) masing-masing rombel untuk jenjang sekolah dasar dan SMP serta SMA.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono di Banyuwangi, Rabu (15/7), mengatakan siswa baru tersebut dijadwalkan segera menempati gedung baru di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, pada Agustus mendatang.

"Selama ini siswa Sekolah Rakyat di Banyuwangi terbagi di dua lokasi yakni menempati Gedung Balai Diklat di Desa Licin dan Gedung BPVP di Muncar," katanya.

Baca juga: Banyuwangi paparkan progres pembangunan Sekolah Rakyat ke Kemensos

Pembangunan Sekolah Rakyat di Banyuwangi, lanjut Mujiono, berdiri di atas lahan seluas 7 hektare, dan saat ini telah mencapai progres 88 persen dan ditargetkan rampung pada 30 Juli mendatang.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran gedung baru tersebut menjadi wujud komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memberikan akses pendidikan gratis berasrama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Di Sekolah Rakyat Banyuwangi, lanjut Mujiono, siswa tidak hanya belajar ilmu pengetahuan umum, akan tetapi juga berfokus pada pembentukan karakter dan pelatihan keterampilan mereka.

"Bapak Presiden ingin memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, dengan ilmu dan keterampilan yang didapat, para siswa diharapkan dapat mengangkat derajat ekonomi keluarga mereka," ujarnya.

Wabup Mujiono mengaku bersyukur, anak-anak dari Sekolah Rakyat saat ini sudah lebih percaya diri, lebih semangat dan optimistis untuk meraih cita-citanya, dan bahkan beberapa sudah ada yang lulus.

Baca juga: Bupati Banyuwangi sebut kapasitas Sekolah Rakyat capai 1.000 siswa

"Ada yang melanjutkan ke perguruan tinggi dan ada juga yang langsung bekerja di salah satu perusahaan ternama yakni, Toyota," katanya.

Kepala Sekolah Rakyat Banyuwangi jenjang SD-SMP, Winarno menjelaskan bahwa mulai Rabu ini dua Sekolah Rakyat rintisan di Banyuwangi melebur menjadi satu dengan nama Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi.

"Gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi akan menjadi pusat kegiatan belajar bagi seluruh siswa SR di Banyuwangi yang sebelumnya berada di dua lokasi berbeda," katanya.

Menurut Winarno, saat ini SRT 1 Banyuwangi memiliki sembilan rombongan belajar (rombel), SRT 46 Muncar terdiri atas empat rombel SD dan SMA, sementara SRT di Licin terdiri dari lima rombel jenjang SD, SMP, dan SMA.

"Seluruh siswa dijadwalkan mulai menempati kompleks sekolah baru tersebut setelah pembangunan rampung dan sarana pendukung dinyatakan siap digunakan," kata Winarno.

Baca juga: Mensos paparkan fasilitas siswa Sekolah Rakyat di Banyuwangi

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |