Pemkab Bandung jamin stok pangan aman jelang Ramadhan 2026

1 hour ago 2

Bandung, Jawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memastikan ketersediaan 14 komoditas pangan utama dalam kondisi aman dan mencukupi menjelang bulan suci Ramadhan hingga Idul Fitri 2026.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugerah dalam keterangannya di Bandung, Jabar, Selasa, menyampaikan bahwa seluruh komoditas strategis seperti beras, daging sapi, daging ayam, telur, dan minyak goreng dipastikan mencukupi.

"Jadi, untuk stok dari awal Ramadhan sampai Idul Fitri dipastikan aman. Tidak ada kelangkaan maupun kekurangan, terlebih untuk 14 komoditas utama,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan bahwa kepastian tersebut diperoleh setelah pihaknya melakukan pemantauan intensif di sembilan pasar yang dikelola pemerintah daerah.

Ia menambahkan meski stok terjamin, Pemkab Bandung tetap memperketat pengawasan rantai distribusi guna mengantisipasi lonjakan harga dan potensi penimbunan menjelang Ramadhan.

"Itu kadang memang masyarakat dagangnya yang menaikkan sendiri atau mungkin memang mereka dapatnya juga mahal dari distributornya," katanya.

Pada kesempatan tersebut, pihaknya juga menjelaskan tetap menggelar operasi pasar murah (OPM) bersubsidi, dengan rencana distribusi sebanyak 5.000 paket sembako dengan isi paket beras, minyak goreng premium, terigu, dan gula yang disalurkan melalui bazar di sejumlah kecamatan selama Ramadhan.

Disdagin juga tengah memproses skema tebus murah bersama Bulog, dengan nilai subsidi lebih dari 50 persen harga paket, serta memotong rantai distribusi dengan bekerja sama langsung bersama BUMN pangan ID Food.

Sementara itu, harga sejumlah komoditas tercatat relatif stabil, seperti harga beras medium di angka Rp13.200/kg, daging ayam ras Rp36.000/kg, telur ayam Rp28.000/kg, dan minyak goreng curah Minyakita menyentuh harga Rp17.000/liter, melampaui HET Rp15.700.

Sebagai langkah mitigasi, potensi penimbunan dan permainan harga akan dilakukan pemeriksaan bersama BPOM dan Dinas Pangan dan Perikanan untuk memastikan bahan pangan bebas dari zat berbahaya.

"Jika ada indikasi penimbunan atau permainan harga, segera laporkan. Satgas Pangan akan langsung melakukan tindakan tegas," tegasnya.

Pewarta: Ilham Nugraha
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |