Putin sebut krisis antara Rusia dan Eropa bukan kesalahan Moskow

2 hours ago 1
dan bukan karena kesalahan kami

Moskow (ANTARA) - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan hubungan antara Rusia dengan negara-negara di Eropa sedang dalam kondisi krisis dan itu bukan disebabkan karena kesalahan Rusia.

"Jelas, bahwa hubungan Rusia dengan negara-negara Eropa sedang dalam krisis, dan bukan karena kesalahan kami," kata Putin dalam pertemuan dengan anggota tetap Dewan Keamanan Rusia di Moskow, Jumat.

Krisis Ukraina menjadi kesalahan pemerintahan Amerika Serikat yang sebelumnya dan beberapa negara Eropa, tambah Putin. Dia mengatakan Rusia tidak pernah menolak untuk memulihkan hubungan dengan Eropa.

Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.

Sebelumnya, Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban, Minggu (15/3), berpendapat bahwa Uni Eropa tengah bersiap untuk perang, dan pengerahan tentara Eropa di Ukraina hanya menunggu waktu.

"Perang semakin dekat. Brussel telah meningkatkan keterlibatannya dalam perang Ukraina. Jadi sekarang mereka bersiap untuk perang. Mereka telah beralih ke ekonomi perang," kata Orban saat berpidato di hadapan peserta Pawai Perdamaian di Budapest.

"Mereka tidak ingin menghindari masalah, mereka justru menghadapi masalah tersebut. Lebih banyak senjata, lebih banyak uang, lebih banyak pasukan… Kita tidak tahu persis jam berapa tentara pertama dari Brussels akan menginjakkan kaki di tanah Ukraina. Tetapi kita tahu pasti: itu akan terjadi," lanjutnya.

Orban menambahkan bahwa dia berkomitmen agar Hungaria tetap menjadi "pulau keamanan dan perdamaian" bahkan di dunia yang penuh gejolak seperti ini.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Jerman akan kirim 30 rudal Patriot ke Ukraina

Baca juga: Hungaria desak Uni Eropa ikuti AS longgarkan sanksi minyak Rusia

Baca juga: Uni Eropa soroti empat tahun invasi Rusia dan ketahanan prima Ukraina

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |