Parlemen desak Inggris kurangi ketergantungan pertahanan pada AS

2 hours ago 1
Inggris harus bekerja sama dengan mitra Eropa untuk berinvestasi dalam kemampuan internal sendiri

Moskow (ANTARA) - Komite Parlemen Inggris mendesak Inggris Raya harus mengembangkan kemampuan pertahanan sendiri karena Eropa tidak dapat lagi mengandalkan perlindungan Amerika Serikat jika terjadi konflik militer.

Hal itu diungkapkan dalam laporan Komite Parlemen Inggris tentang Strategi Keamanan Nasional yang dirilis pada Jumat.

"Untuk mempersiapkan skenario terburuk, di mana Eropa tidak lagi dapat mengandalkan dukungan Amerika Serikat jika terjadi krisis, Pemerintah Inggris harus bekerja sama dengan mitra Eropa untuk berinvestasi dalam kemampuan internal sendiri untuk mengimbangi potensi penarikan tersebut," demikian bunyi laporan tersebut.

Komite tersebut menyarankan Pemerintah Inggris mengembangkan kemitraan strategis dengan negara-negara di kawasan lain.

Inggris harus siap untuk beralih dari hubungan bilateral dengan Amerika dan menjadi kurang bergantung pada negara itu dalam hal pertahanan nuklir dan konvensional serta operasi intelijen.

Kemudian, laporan itu juga menyatakan bahwa Pemerintah Inggris tidak memiliki pembagian tanggung jawab yang jelas untuk keamanan nasional.

"Sepanjang penyelidikan, kami menemukan kurangnya kejelasan mengenai departemen mana yang akan bertanggung jawab terhadap aspek-aspek keamanan nasional," demikian bunyi laporan tersebut.

Lebih lanjut, dalam laporan itu mencatat bahwa para pembuat undang-undang mencatat bahwa mekanisme pengawasan kabinet mungkin "tidak cukup kuat" untuk memastikan implementasi strategi keamanan nasional yang koheren di seluruh pemerintahan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Baca juga: Iran hantam pangkalan Inggris di Samudra Hindia, 5.000 km dari Teheran

Baca juga: Menhan Inggris enggan tanggapi kemungkinan Iran serang London

Baca juga: Inggris jajaki kolaborasi dengan Jerman kembangkan rudal lawan Rusia

Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |