Pelatih Indonesia pertimbangkan Matthew Baker main di semifinal

2 hours ago 1

Medan (ANTARA) - Pelatih tim nasional U19 Indonesia Nova Arianto mengatakan bakal mempertimbangkan menurunkan Mather Baker di babak semifinal Piala AFF U-19 2026.

"Mathew Baker baru tiba siang tadi. kita akan lihat secara kondisi," ujar Nova Arianto di Medan, Rabu.

Mantan pemain Persib Bandung itu mengatakan pertimbangan itu dilakukan karena pemain usai 17 tahun itu baru memperkuat Timnas Indonesia melawan Mozambik pada (9/6).

Oleh karena itu, Nova mengatakan tim pelatih akan melihat terlebih dahulu kondisi pemain tersebut sebelum turut membantu I Putu Panji Apriawan dan kawan-kawan di babak semifinal.

"Tapi memang, kemungkinan itu besar kita turunkan untuk dimainkan, tetapi saya lihat dulu kondisinya," sebut dia.

Baca juga: Nova: Permainan timnas U19 terus meningkat

Mathew Baker sebelumnya turut memperkuat Timnas Indonesia senior yang menang saat berhadapan dengan Mozambik pada laga persahabatan internasional di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pada babak semifinal Piala AFF U-19 2026, anak-anak asuh Nova Arianto akan menjajal kekuatan Australia di Stadion Utama Sumatera Utara pada Kamis (11/6) malam.

Nova Arianto mengaku timnya yang ditanganinya saat ini berada dalam kondisi terbaik secara mental maupun stamina untuk meladeni Australia.

"Semua pemain sudah siap untuk berlaga. Reno Salampessy yang kemarin terpaksa ditarik keluar saat menghadapi Vietnam karena cedera juga sudah siap diturunkan," ujarnya.

Kendati demikian, Nova berharap para pemain bisa menerapkan persiapan yang sudah dilakukan dua hari belakangan ketika menghadapi Australia nanti, khususnya aspek kedisiplinan permainan yang menjadi salah satu titik fokus pembenahan.

Baca juga: Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF U19

Baca juga: Indonesia percaya diri hadapi Australia di semifinal Piala AFF U19

Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |