KSP audiensi dengan BGN evaluasi penerima manfaat hingga dapur MBG

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman beraudiensi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang beserta dua wakilnya, Agustina Arumsari dan Mayjen TNI (Purn.) Trenggono membahas evaluasi penerima manfaat hingga operasional dapur makan bergizi gratis (MBG).

Nanik beserta dua wakilnya menyambangi Kantor KSP, Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu, untuk menemui Dudung sebelum tiga pejabat BGN itu rapat kerja bersama DPR RI.

Selepas audiensi, Dudung menjelaskan ada beberapa isu yang menjadi sorotan KSP dan BGN terkait pelaksanaan program MBG, salah satunya mengenai evaluasi penerima sasaran dan ada keinginan untuk refocusing penerima MBG sehingga hanya mereka yang benar-benar membutuhkan yang akan menerima manfaat tersebut.

"Saya pernah cek, ditemukan beberapa kasus di Jakarta di mana makanan yang dibagikan di sekolah kalangan ekonomi menengah tidak dimakan. Nanti, akan dicek kembali, sehingga (program MBG, red.) betul-betul efektif," kata Dudung saat jumpa pers di Kantor KSP, Rabu.

Oleh karena itu, kata Dudung, BGN akan melakukan verifikasi dan validasi data penerima sehingga anggaran negara yang membiayai program MBG dapat terserap dengan efektif dan tepat sasaran.

Evaluasi berikutnya yang dibahas dalam audiensi, kata dia, mengenai kualitas dapur-dapur MBG yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Dudung menjelaskan BGN akan menata ulang SPPG yang saat ini beroperasi sehingga kerja-kerja mereka dapat dipastikan efektif dan efisien.

Baca juga: KSP nyatakan komitmen bersama Stranas PK jaga MBG dari pemburu rente

Penataan SPPG itu, kata Dudung, mencakup pemeriksaan kepatuhan SPPG terhadap standardisasi operasional yang ketat, dan ada juga verifikasi secara faktual terhadap penerima riil jumlah manfaat yang dibebankan ke masing-masing SPPG.

Dia menjelaskan pemeriksaan itu dilakukan karena ada temuan-temuan ketidaksesuaian kontrak antara pemerintah dan mitra SPPG.

"Maksudnya, ada SPPG tertentu yang dalam kontrak kerja samanya diproyeksikan melayani, misalnya 3.000 penerima manfaat, dengan hitung-hitungan insentif tertentu," ujarnya.

Baca juga: Dudung Abdurachman bantah rumor kepemilikan dapur MBG

Namun, ada temuan, jumlah penerima manfaat yang dilayani SPPG tertentu di bawah dari proyeksi angka penerima yang ditetapkan dalam kontrak. Ketidaksesuaian itulah yang nantinya dicek kembali, dan disesuaikan ketentuan insentifnya oleh BGN.

Kemudian, terkait kualitas dapur MBG yang dikelola SPPG, Dudung menyatakan KSP akan turut serta membantu Badan Gizi Nasional mengecek langsung operasional dapur-dapur MBG di berbagai wilayah.

"Kualitas SPPG yang sudah operasional ini sangat krusial. Ke depan, pengecekan langsung akan dilakukan di beberapa daerah. Kami dari KSP akan ikut membantu mengecek daerah-daerah mana saja yang sudah siap dan operasional, terutama terkait kesesuaian jumlah penerima manfaat," ujar Dudung.

Baca juga: KSP pastikan program prioritas industri berjalan cepat dan tepat

Baca juga: BGN akan libatkan pakar gizi dan dokter anak dalam Dewan Pengarah

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |