Pertagas salurkan mesin cultivator untuk TPS3R di Pamulang Barat

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - PT Pertamina Gas (Pertagas), selaku afiliasi Subholding Gas Pertamina, menyalurkan bantuan berupa mesin cultivator kepada Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Flamboyan dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Flamboyan di Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, Banten.

​Bantuan yang diserahkan pada Senin (8/6) tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mendukung gerakan green eco living, yang mencakup pengelolaan sampah, pembuatan kompos, pengembangan pertanian perkotaan, hingga penguatan ketahanan pangan keluarga.

​Head External Relation East Region Pertamina Gas, Muhammad Putra Dewanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, menyatakan bahwa bantuan ini diharapkan mampu menghemat energi, tenaga, dan waktu dalam pengolahan lahan, sekaligus mempercepat masa tanam untuk meningkatkan produktivitas pertanian kelompok.

​“Sebagai perusahaan yang berorientasi pada keberlanjutan, masyarakat seperti ini yang menjadi target kami untuk mendukung kegiatan positif mereka. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat dalam mendukung gerakan green eco living di Pamulang,” ujar Putra.

​Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang mengedepankan prinsip keberlanjutan, Pertagas tidak hanya berfokus pada aspek keuntungan, tetapi juga memperhatikan aspek manusia (people) dan lingkungan (planet).

Wilayah Pamulang Barat sendiri merupakan salah satu daerah Ring 1 yang dilalui jaringan pipa gas Pertagas dari Cirebon hingga Cilegon sebagai jalur distribusi energi nasional.

​Saat ini, TPS3R Flamboyan yang beranggotakan 18 orang aktif mengelola sampah dari sekitar 350 kepala keluarga di lingkungan perumahan setempat.

Aktivitas mereka meliputi pengangkutan sampah, pemilahan sampah bernilai ekonomis, produksi kompos, hingga pengelolaan lahan pertanian memanfaatkan kompos hasil olahan mandiri.

​Sementara itu, kegiatan pertanian dikelola bersama oleh 10 anggota KWT Flamboyan dengan memanfaatkan lahan seluas kurang lebih 400 meter persegi untuk budidaya tanaman pangan.

Kehadiran mesin cultivator dinilai sangat relevan untuk menggantikan proses pengolahan lahan manual yang selama ini membutuhkan tenaga dan waktu yang besar.

​Ketua TPS3R Flamboyan, Welly, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Pertagas. Menurutnya, alat tersebut akan sangat membantu efisiensi kerja di lapangan.

​“Kami sangat berterima kasih kepada Pertagas yang telah memberikan bantuan mesin cultivator. Dengan alat ini, kegiatan kami akan semakin efisien dan produktivitas pertanian dapat meningkat,” kata Welly.

​Senada dengan Welly, Ketua KWT Flamboyan Wiwik Pramukarti Darmadi berharap bantuan tersebut dapat memicu semangat para anggota kelompok tani untuk lebih produktif dalam mengelola lahan.

​"Bantuan ini sangat bermanfaat untuk mendukung kegiatan pertanian sekaligus meningkatkan hasil dan kesejahteraan anggota kelompok. Hasilnya nanti juga dapat dirasakan oleh warga sekitar melalui sayuran yang kami tanam, panen, dan sampai ke dapur masing-masing rumah," tutur Wiwik.

​Melalui sinergi antara perusahaan dan masyarakat ini, Pertagas berharap program tersebut dapat memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis komunitas sekaligus mendorong terciptanya ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal.

Baca juga: Pertamina tangani kebocoran pipa gas di Bekasi

Baca juga: Pertagas dukung kualitas hidup 70 lansia lewat pemeriksaan kesehatan

Baca juga: BPH Migas dorong perluasan sambungan jargas bagi warga Bekasi

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |