Nick Reiner minta dana perwalian untuk sewa pengacara

1 hour ago 1

Jakarta (ANTARA) - Putra pembuat film Rob Reiner yakni Nick Reiner, meminta akses dana perwalian yang didirikan oleh mendiang orang tuanya yakni Rob dan Michele Reiner.

Diberitakan dari The Hollywood Reporter, Selasa (9/6) Waktu setempat, hal tersebut diajukan Nick untuk menyewa kembali pengacara untuk membelanya dalam persidangan pidana mendatang.

Pria berusia 32 tahun itu mengajukan permohonan penetapan wasiat di LA untuk mengakses 1,5 juta dolar AS yang ditempatkan dalam perwalian yang akan dibagikan padanya pada ulang tahun ke-30.

Adapun aturan perwalian tersebut memiliki ketentuan pembagian wajib yang jelas yakni setengah dari nilai itu diberikan ke penerima berusia 30 tahun dan sisanya pada usia 35 tahun.

Baca juga: Sutradara Rob Reiner dan istri ditemukan meninggal dunia di rumahnya

Baca juga: Putra Rob Reiner ditangkap atas dugaan pembunuhan orang tuanya

Sementara itu, Nick mengklaim bahwa ia tidak menerima pembagian apapun pada 2023 saat usianya 30 tahun

Nick, anak tengah pasangan Reiner ini didakwa dengan dua tuduhan pembunuhan tingkat pertama dengan keadaan khusus untuk pembunuhan berganda dan penggunaan senjata mematikan.

Nick hingga kini menyatakan bahwa ia tak bersalah atas kasus tersebut dan kini masih di tanah di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pada bulan Januari, pengacara terkenal Los Angeles, Alan Jackson, mengundurkan diri dari pembelaan hukum Nick Reiner setelah menerimanya sebagai klien tak lama setelah penangkapan.

Kemudian saudara-saudaranya, Jake dan Romy Reiner, awalnya membantu mendanai pembelaan saudara mereka tetapi tidak lagi terlibat, sehingga Reiner mendapatkan pembela umum.

Baca juga: Nick Reiner jalani pengobatan skizofrenia sebelum insiden pembunuhan

Baca juga: Anak Rob Reiner sebut mendiang kedua orang tuanya sebagai sahabat

Baca juga: Putra Rob Reiner didakwa atas kasus pembunuhan kedua orang tuanya

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |