PBB/New York (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres pada Kamis mendesak pihak-pihak yang bertikai di Timur Tengah untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak gencatan senjata.
"Saya mendesak semua pihak untuk menahan diri untuk tidak melakukan tindakan yang dapat merusak gencatan senjata," kata Guterres kepada awak media.
"Sekarang adalah waktunya untuk berdialog untuk mencapai solusi yang dapat menyelamatkan kita dari jurang kehancuran dan untuk langkah-langkah yang dapat membuka jalan menuju perdamaian. Dunia sedang menunggu," imbuhnya.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, sehingga menyebabkan kerusakan dan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.
Perundingan di Islamabad berakhir tanpa membuahkan hasil, dan Presiden Donald Trump memperpanjang gencatan senjata untuk memberi Iran waktu untuk menyusun "proposal terpadu."
Meskipun permusuhan telah dihentikan, AS terus memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Iran sebut blokade pelabuhan AS akan gagal, ancam konfrontasi
Baca juga: Komando pusat AS minta senjata hipersonik untuk serangan ke Iran
Baca juga: Iran: Masa depan negara-negara Teluk akan bebas kehadiran AS
Penerjemah: Katriana
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































