PalmCo siapkan talenta muda hadapi dinamika industri sawit

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV PalmCo menyiapkan talenta muda sebagai bagian dari strategi perusahaan menghadapi dinamika industri sawit global yang semakin kompleks, mulai dari fluktuasi harga komoditas, tuntutan keberlanjutan, hingga kebutuhan meningkatkan efisiensi operasional.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K Santosa mengatakan pengembangan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk menjaga daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan kinerja perusahaan di tengah perubahan industri.

"Dari sisi laba terhadap aset, kita nomor dua di dunia. Ini posisi kita hari ini. Bicara kelestarian dan keberlanjutan, ranking kita juga nomor dua di dunia. Tapi kemudian kita berpikir, kalau sudah begitu mau apa lagi? Itu belum cukup, its far from enough," katanya dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Jumat.

Ia menyatakan hal tersebut saat memberikan pembekalan pada kegiatan Next Gen Leaders Camp 2026 di Bogor.

Menurut dia, capaian tersebut tidak boleh membuat perusahaan berpuas diri. Sebaliknya, PalmCo perlu mempercepat kaderisasi agar memiliki generasi penerus yang mampu menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan perusahaan.

Ia menjelaskan tantangan industri sawit ke depan diperkirakan semakin besar, baik akibat fluktuasi harga komoditas, meningkatnya tuntutan pasar global terhadap tata kelola lingkungan, maupun kebutuhan meningkatkan efisiensi operasional.

Oleh karena itu, perseroan mendorong penerapan perbaikan berkelanjutan yang ditopang inovasi di seluruh lini perusahaan, termasuk melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

Baca juga: PTPN IV Palmco membukukan laba bersih Rp7,08 triliun tahun 2025

Dalam sesi tersebut, ia mengingatkan pentingnya membangun daya tahan dalam menghadapi tantangan pekerjaan.

Menurut dia, tekanan merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepemimpinan.

"Untuk berubah, seringkali yang paling mudah adalah dengan tekanan. Tidak ada barang bagus yang lahir tanpa tekanan. Contohnya tembaga dan berlian, tekanannya lebih besar mana? Berlian yang ukurannya kecil bisa sangat mahal karena ia dibentuk oleh tekanan ribuan derajat dan bar," ujarnya.

Selain itu, ia mendorong talenta muda PalmCo berani mengambil keputusan dan mengeksekusi strategi bisnis dengan tetap menerapkan manajemen risiko serta prinsip kehati-hatian.

"Apakah inovasi itu berarti nekat? Tidak. Itu namanya calculated risk, risiko yang sudah diperhitungkan. Jadi kalau kita mau melompat, selama kita dengan hati bersih untuk rakyat, kita lompat. Tapi harus dihitung, melompat jangan sampai jatuh, tidak boleh sembarangan," ucap Jatmiko.

Ia menambahkan kinerja positif perusahaan saat ini turut meningkatkan ekspektasi para pemangku kepentingan sehingga perusahaan tidak hanya dituntut menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjalankan tanggung jawab strategis dalam mendukung perekonomian nasional.

"Keberhasilan kita hari ini bukan berarti membuat kita diapresiasi untuk kemudian dibiarkan hidup tenang. Tidak. Justru kita kini dianggap dan diharapkan bisa menjadi motor penggerak dari sawit nasional," ujarnya.

Ia menyebut program Next Gen Leaders Camp 2026 yang berlangsung pada 16–18 Juli 2026 merupakan bagian dari penyiapan estafet kepemimpinan perusahaan.

Kegiatan tersebut diikuti talenta muda pilihan dari seluruh regional perseroan sebagai upaya memperkuat kapasitas calon pemimpin perusahaan menghadapi tantangan industri ke depan.

Sebelumnya, PTPN IV PalmCo membukukan laba bersih sebesar Rp7,08 triliun pada tahun buku 2025 berdasarkan laporan keuangan yang telah diaudit atau meningkat 90,3 persen dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp3,72 triliun.

Peningkatan kinerja tersebut ditopang kenaikan produksi minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO), efisiensi operasional, serta penguatan fundamental bisnis di tengah tantangan ekonomi global dan volatilitas pasar.

Perseroan menyatakan akan terus memperkuat efisiensi operasional, manajemen risiko, dan pengembangan sumber daya manusia guna menjaga keberlanjutan kinerja sekaligus meningkatkan daya saing industri sawit nasional.

Baca juga: PalmCo: Penguatan kelembagaan petani pacu budidaya sawit berkelanjutan

Baca juga: PalmCo latih 50 peserta kembangkan usaha roti dan kue

Pewarta: Aria Ananda
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |