Menkum dorong komersialisasi hasil riset perguruan tinggi

1 hour ago 2

Surabaya (ANTARA) - Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas mendorong perguruan tinggi mengembangkan dan mengkomersialisasikan hasil riset agar memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

"Tujuan utamanya adalah business matching, menghubungkan antara riset perguruan tinggi dengan industri," kata Supratman saat menghadiri kegiatan Kampus Calls Out yang digelar Kementerian Hukum di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis.

Supratman mengatakan pemerintah akan berupaya mengarahkan belanja pemerintah untuk menggunakan hasil inovasi yang telah memiliki paten dan terdaftar di Kementerian Hukum.

Menurut dia, langkah tersebut diharapkan dapat menjadi pemicu bagi perguruan tinggi untuk semakin banyak melakukan riset yang menghasilkan inovasi dan memiliki nilai ekonomi.

"Kami pemerintah di bawah arahan Bapak Presiden Prabowo, akan berusaha setidak-tidaknya belanja-belanja pemerintah akan diarahkan di awal agar bisa membelanjakan terhadap hasil-hasil inovasi yang sudah memiliki paten," ujarnya.

Baca juga: Presiden ingatkan perguruan tinggi adalah tempat adu gagasan

Ia juga menantang Unair untuk mengembangkan satu proyek bersama yang melibatkan lembaga manajemen kolektif sebagai bagian dari upaya memperkuat hilirisasi hasil riset.

Menkum Supratman mencontohkan sejumlah perjanjian lisensi antara inventor dan industri yang dilakukan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, perlindungan kekayaan intelektual tidak cukup hanya dengan kepemilikan sertifikat, tetapi juga harus memberikan manfaat ekonomi.

"Tugas pemerintah adalah melakukan regulasi yang sesederhana mungkin, tapi di sisi yang lain komersialisasinya menjadi penting. Karena itu valuasinya harus kita naikkan," katanya.

Sementara itu, Rektor Unair Prof. Muhammad Madyan mengatakan pihaknya terus mendorong hasil riset perguruan tinggi agar tidak berhenti pada publikasi ilmiah maupun pendaftaran paten.

"Saat ini riset di Universitas Airlangga dalam hal publikasi itu tinggi, dan dalam hal pendaftaran paten juga cukup tinggi. Kami mengharapkan riset Universitas Airlangga tidak hanya sampai pada publikasi," ujarnya.

Baca juga: Mendiktisaintek dorong ilmuwan dukung program prioritas lewat riset

Ia mengatakan Unair berupaya menghasilkan riset yang melahirkan kreativitas maupun produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Supratman juga meminta akademisi dan mahasiswa memperkuat pemikiran berbasis argumen dan fakta.

Pengamat Rocky Gerung yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan kampus memiliki posisi penting dalam membentuk opini publik karena menjadi ruang akademis sekaligus tempat berkembangnya gagasan.

"Public opinion mesti berbasis pada argumen, bukan sentimen," kata Rocky.

Ia juga menyebut demonstrasi sebagai hak mahasiswa yang seharusnya disertai pertarungan argumentasi berbasis fakta.

"Kita dari inovasi menuju kedaulatan," ujarnya.

Baca juga: Kemenkum Kaltim tekankan hak paten agar riset kampus tak sekadar arsip

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |