Lamongan, Jawa Timur (ANTARA) -
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi penopang utama Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Saya diminta Presiden untuk memastikan program prioritas berjalan dengan baik di Jawa Timur. Dimana terkait soal pangan, mulai sawah, irigasi, hingga persediaan beras, telur, dan bahan pokok lainnya, apalagi menjelang puasa dan Lebaran. Tidak boleh ada kenaikan harga,” ujarnya saat meninjau KDKMP di Desa Doyomulyo, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Selasa.
Ia menjelaskan program MBG saat ini telah menjangkau sekitar 60 juta penerima dan pada tahun ini ditargetkan meningkat menjadi 82,9 juta penerima sehingga keberhasilan MBG harus ditopang rantai pasok pangan yang kuat hingga tingkat desa.
“MBG akan terkoneksi dengan KDKMP. Koperasi desa ini nantinya menyerap hasil Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pertanian, dan perikanan, sekaligus menyuplai kebutuhan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) seperti beras, telur, dan produk UMKM,” katanya.
Sementara untuk harganya nanti akan ditetapkan pemerintah yakni misalnya harga gabah Rp6.500 per kilogram sehingga KDKMP tidak boleh membeli di bawah harga itu.
"Termasuk untuk sektor perikanan yang nantinya juga akan disiapkan dukungan transportasi dan cold storage," ujarnya.
Menko Pangan Zulhas pun mengapresiasi progres percepatan pembangunan KDKMP di Lamongan yang sangat baik dan terbanyak di Jawa Timur.
Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi keterlibatan TNI khususnya Babinsa dalam mendampingi pembangunan koperasi desa tersebut.
Sementara itu, Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo mengatakan pembangunan KDKMP di Kabupaten Lamongan telah mencapai 301 titik dengan sekitar 20 titik di antaranya sudah rampung 100 persen pada akhir Januari 2026.
“Kendala utama adalah pengurukan lahan karena banyak lokasi berada di sawah dan tambak, namun bisa diatasi melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Lamongan, progres fisik pembangunan KDKMP pada awal 2026 telah mencapai sekitar 51–56 persen dari total target 474 titik dan menjadi salah satu capaian tertinggi di Jawa Timur.
Baca juga: Menko Zulhas hadiri pembagian sembako pada ratusan ojek daring
Baca juga: Zulhas pastikan KDMP Kaliori Banyumas dukung ekonomi kerakyatan
Baca juga: Zulhas apresiasi peran TNI bangun KDMP di Purbalingga
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Alimun Khakim
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































