Surabaya (ANTARA) - Jawa Timur menjadi provinsi penopang utama dalam kedaulatan pangan nasional melalui potensi besarnya yang tidak hanya dari sisi hasil pertanian, seperti padi, tebu, cengkeh, dan jagung, melainkan juga dari sektor peternakan.
Angka kelahiran sapi di Jatim, per 31 Desember 2023, berdasarkan platform Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional (iSIKHNAS) tercatat mencapai 1,2 juta ekor atau berkontribusi 52 persen terhadap angka kelahiran sapi nasional.
Pada tahun yang sama, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) RI, populasi ternak sapi perah sebanyak 289.375 ekor, sapi potong mencapai 3,05 juta ekor, ternak kerbau 10.620 ekor, dan ternak domba 604.997 ekor.
Jumlah itu terus meningkat pada 2024, yaitu populasi ternak sapi perah 292.265 ekor, sapi potong 3,11 juta ekor, kerbau 9.934 ekor, kuda 2.613 ekor, kambing 5,03 juta ekor, dan domba 609.817 ekor.
Bahkan, data Statistik Indonesia 2025 mencatat Jatim mampu menyumbang 26 persen populasi sapi potong nasional, 60 persen sapi perah, 32 persen kambing, 33 persen produksi telur ayam ras, hingga menyuplai 20 persen kebutuhan daging nasional, 32 persen telur, serta 60 persen susu nasional.
Hasil peternakan Jatim, dari tahun ke tahun selalu menduduki posisi pertama, yang kemudian disusul oleh Jawa Tengah, namun masih terpaut sangat jauh. Angka kelahiran sapi di Jawa Tengah pada 2023 sebanyak 320 ribu ekor dengan populasi sapi potong 1,2 juta ekor.
Capaian sektor peternakan Jatim ini semakin meneguhkan posisinya sebagai gudang ternak nasional yang akan menjadi tumpuan dalam mencapai ketahanan pangan, khususnya dalam upaya memenuhi kebutuhan protein hewani.
Tidak puas dengan realisasi tersebut, Pemerintah Provinsi Jatim, menjelang akhir tahun meluncurkan Gerakan Serentak Pelayanan Inseminasi Buatan (GSPIB) 2025, demi memacu produktivitas ternak dan swasembada daging nasional 2029.
GSPIB melibatkan 38 kabupaten/kota untuk memaksimalkan inseminasi buatan (IB) pada sapi dengan fokus utama meningkatkan populasi dan kualitas genetik ternak secara masif.
Dalam kurun waktu Januari hingga 24 November 2025, inseminasi buatan pada 1.099.397 ekor sapi di Jatim berhasil dicatat Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai rekor inseminasi buatan kepada ternak sapi terbanyak dalam kurun waktu satu tahun.
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































