Pemudik datang di Terminal Kampung Rambutan 4.330 orang Minggu siang

2 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) -

Kepala Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur Revi Zulkarnain menyatakan hingga Minggu siang pukul 14.00 WIB, jumlah penumpang yang datang di terminal tersebut mencapai 4.330 orang.

“Total hingga pukul 14.00 WIB sebanyak 4.330 penumpang datang dengan 122 bus antara kota antar provinsi,” kata Revi Zulkarnain di Jakarta, Minggu.

Menurut dia, jumlah ini lebih tinggi dibandingkan jumlah penumpang bus yang tiba di Terminal Kampung Rambutan pada Sabtu (28/3) sebanyak 3.184 penumpang dengan menggunakan 165 bus.

“Untuk penumpang masih akan berdatangan di sore hari ini,” kata dia.

Sementara untuk keberangkatan dari Terminal Bus Kampung Rambutan hingga Minggu siang pukul 14.00 WIB tercatat 793 penumpang dengan menggunakan 60 bus.

Pada Sabtu (28/3) tercatat 1.061 orang berangkat dari terminal ini ke sejumlah daerah dengan menggunakan 148 bus.

Ia menambahkan bahwa penumpang arus mudik dan balik di Terminal Kampung Rambutan didominasi dari Surabaya, Malang, kemudian Yogyakarta, Tegal, Pakalongan, Purwokerto, Wonosobo, Cilacap, kemudian Garut, Tasikmalaya, dan Cianjur untuk dari pulau Jawa.

"Kalau dari Sumatera terbanyak yaitu Padang, Palembang, Bengkulu, dan Lampung," katanya.

Menurut dia, pelayanan di Terminal Kampung Rambutan pada masa angkutan mudik dan balik berjalan lancar, tanpa ada kendala yang berarti.

Sementara situasi di Terminal Kampung Rambutan pada Minggu, sejumlah bus penumpang dari berbagai daerah naik dari Pulau Jawa, maupun Sumatera terus berdatangan dengan membawa penumpangnya.

Dari pantauan, bus-bus yang datang rerata dipenuhi oleh para penumpang yang kembali menginjakkan kaki di Ibu Kota Jakarta.

Baca juga: Pemilir masih terus padati Pelabuhan Bakauheni hingga H+7 malam

Baca juga: 2.797 pemilir tiba di Stasiun Cikarang pada H+7 Lebaran

Baca juga: Kapolri sebut 2.561.629 pemudik sudah kembali ke Jakarta pada H+6

Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |