Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan kelancaran arus balik Lebaran 1447 Hijriah pada penyeberangan Sumatra-Jawa di Pelabuhan Bakauheni melalui penguatan layanan, pengaturan operasional, serta koordinasi lintas instansi.
"Kami memastikan pergerakan masyarakat dari kampung halaman kembali menuju perantauan berjalan lancar dan aman," kata Menhub dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Menhub mengaku, dirinya telah meninjau arus balik penyeberangan Sumatra-Jawa pada masa angkutan Lebaran 1447 Hijriah di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Lampung, pada Jumat (27/3) dan Sabtu (28/3).
"Sampai dengan Sabtu, arus balik di Pelabuhan Bakauheni berjalan dengan baik. Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang dalam perjalanan mudik maupun balik mengikuti arahan dan petunjuk petugas di lapangan," tutur Menhub.
Baca juga: Menhub evaluasi kemacetan arus balik lintas timur Ketapang Lampung
Dia menyebutkan, berdasarkan data Posko Angkutan Lebaran PT ASDP Indonesia Ferry di Pelabuhan Bakauheni, realisasi kumulatif penumpang yang kembali ke Jawa sejak 22 Maret hingga 27 Maret 2026 pukul 14.00 WIB (H sampai dengan H+5 Lebaran) tercatat sebanyak 543.440 orang, atau sekitar 60 persen dari total 898.864 orang yang berangkat dari Jawa saat arus mudik (H-10 sampai dengan H Lebaran).
Sementara itu, total kendaraan yang telah kembali mencapai 144.039 unit, atau 60, persen dari total 239.920 unit kendaraan saat periode mudik. Angka itu menunjukkan bahwa masih terdapat sekitar 40 persen pemudik yang akan kembali dalam beberapa hari ke depan.
Dudy menyebut, Kementerian Perhubungan bersama dengan ASDP, Kepolisian RI serta seluruh pemangku kepentingan terkait telah menyiapkan operasional penyelenggaraan arus balik di Pelabuhan Bakauheni dengan semaksimal mungkin.
"Kami yakin sisa sekitar 40 persen pemudik yang akan kembali ke rantau melalui Pelabuhan Bakauheni akan terlayani dengan baik," ucapnya.
Baca juga: Tinjau Pelabuhan Bakauheni, Kapolri-Menhub sebut pelayanan sudah baik
Menhub menegaskan, aspek keselamatan menjadi salah satu prioritas dalam penyelenggaraan angkutan lebaran. Untuk itu Menhub memastikan seluruh layanan berjalan selamat, aman, dan nyaman.
Ia juga memastikan kesiapan pelayanan arus balik di pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
Dia menuturkan, mengenai penyeberangan di Ketapang - Gilimanuk yang berkaitan masih tersisa pemudik yang akan kembali ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang, pihaknya telah menyiapkan buffer zone, percepatan aktivasi TBB (tiba - bongkar - berangkat), serta kapal tambahan.
"Sehingga diharapkan jumlah tersebut bisa kami urai," kata Menhub.
Baca juga: Arus balik Bakauheni capai 60 persen hingga H+5 Lebaran
Adapun Kementerian Perhubungan menyatakan puncak arus balik gelombang kedua terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Abdul Hakim Muhiddin
Copyright © ANTARA 2026


















































