Lukisan Buddha Dinasti Joseon dikembalikan ke Korea Selatan dari AS

2 months ago 17

Jakarta (ANTARA) - Museum Seni Metropolitan New York, Amerika Serikat telah memulangkan lukisan Buddha yang berasal dari Dinasti Joseon ke Korea Selatan setelah kurang lebih 70 tahun dipindahkan dari kuil setelah perang Korea 1950-1953.

Dikutip dari Yonhap, Jumat, salah satu karya lukisan "Siwangdo" dari 10 seri lukisan yang menggambarkan 10 raja akhirat dipulangkan ke kuil Sinheung di kota pesisir timur Sokcho.

Karya yang baru dikembalikan ini akan ditempatkan di Kuil Sinheung, berdampingan dengan enam karya lainnya yang telah lebih dulu dikembalikan ke Korea Selatan pada 2020 dari Museum Seni Daerah Los Angeles (LACMA).

Lukisan itu, berukuran panjang 116,8 sentimeter dan lebar 91,4 cm, menggambarkan raja ke-10 dan terakhir yang menghakimi orang mati menurut kepercayaan Buddha.

Baca juga: Cahaya kepala Buddha Candi Borobudur tak berkesudahan diunduh

Karya tersebut diperkirakan dilukis pada 1798 selama Dinasti Joseon atau pada 1392-1910 dan diperkirakan diambil secara ilegal dari Kuil Myeongbujeon yang didedikasikan untuk 10 raja pada 1954 saat Korea berada di bawah administrasi militer AS.

Sementara koleksi dalam seri yang sama hingga kini masih berada di luar negeri.

Pemimpin kelompok aktivis di Sokcho Lee Sang Rae mengatakan bahwa lukisan yang disimpan oleh LACMA dan Museum Seni Metropolitan New York tampaknya dibawa pada waktu yang berbeda.

"Kami menyiapkan berbagai materi untuk membuktikan bahwa lukisan itu berasal dari Kuil Sinheung dan untuk mengklarifikasi waktu pemindahannya," katanya.

Sementara soal dua museum yang mengoleksi seri lukisan Siwangdo, Lee mengungkapkan bahwa pihaknya menyangka dimiliki oleh pemilik yang sama namun rupanya tidak, ke depan, pihaknya akan terus mencari tiga karya lainnya untuk melengkapi seri lain yang merupakan aset budaya sehingga dapat kembali ke Korea Selatan.

Baca juga: Memaknai kebahagiaan melalui karya seni lukis

Baca juga: Lukisan karya Gadis Dharsono dipamerkan di Institut Francais Indonesie

Baca juga: Pameran SciArt 8.0 di Yogya tampilkan potret 29 ilmuwan dalam lukisan

Penerjemah: Sinta Ambarwati
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |