Bank Mandiri fasilitasi penyaluran bansos kepada 7,45 juta penerima

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memfasilitasi penyaluran bansos skema Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp15,1 triliun kepada lebih dari 7,45 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di 123 kota/kabupaten di seluruh Indonesia sepanjang 2025.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan perseroan terus mengakselerasi ekosistem penyaluran bantuan sosial (bansos) yang terintegrasi untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.

"Kami akan terus mendukung implementasi program-program pemerintah, khususnya yang terkait langsung dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat luas, guna memberikan nilai tambah bagi penguatan ekonomi kerakyatan," kata Riduan dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.

Untuk memastikan efektivitas penyaluran bantuan sosial sesuai kebijakan pemerintah, jelas Riduan, Bank Mandiri secara aktif memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemangku kepentingan terkait, mulai dari proses pendataan, pemutakhiran data, hingga distribusi kepada keluarga penerima manfaat di berbagai daerah.

Upaya tersebut dilakukan guna mendukung akurasi dan ketepatan sasaran penyaluran bantuan sosial sekaligus menjaga kredibilitas serta keberlanjutan program perlindungan sosial yang menjadi prioritas pemerintah.

"Melalui koordinasi yang erat dengan kementerian dan pemangku kepentingan, Bank Mandiri memastikan setiap tahapan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, mulai dari validasi data hingga distribusi di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu," kata Riduan.

Menurut perseroan, penyaluran bansos yang tepat sasaran tersebut menjadi bagian dari peran Bank Mandiri dalam menjaga daya beli masyarakat rentan, memperkuat stabilitas konsumsi rumah tangga, serta mendukung akselerasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Selain terlibat aktif dalam penyaluran bansos, perseroan aktif mendukung program pemerintah yang ditujukan agar para penerima bansos segera keluar dari daftar penerima. Pemerintah menargetkan lebih dari 300.000 orang dapat lepas dari daftar penerima bansos pada akhir 2026.

Program tersebut mendorong para penerima bansos untuk mulai merintis usaha kecil sehingga mampu memperoleh penghasilan yang lebih berkelanjutan.

Pada triwulan IV 2025, Bank Mandiri telah melaksanakan sejumlah kegiatan sosialisasi kepada penerima bansos yang telah memulai usaha kecil, antara lain melalui pemberian materi motivasi, pengelolaan keuangan, serta penguatan kemampuan pemasaran.

"Dukungan terhadap program prioritas pemerintah merupakan komitmen berkelanjutan Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah melalui sinergi yang terintegrasi, akselerasi yang bertumbuh, serta penguatan ekosistem BUMN, guna menghadirkan keunggulan berkelanjutan dan memperluas dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," sebut Riduan.

Baca juga: Bank Mandiri siap salurkan bansos pemerintah Rp18,6 triliun tahun ini

Baca juga: Kredit Bank Mandiri tembus Rp1.895 triliun hingga Desember 2025

Baca juga: Bank Mandiri salurkan KUR Rp41 triliun bagi 360 ribu UMKM pada 2025

Pewarta: Rizka Khaerunnisa
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |