Istanbul (ANTARA) - Lebih dari 70 harimau dilaporkan mati secara “misterius” bulan ini di sebuah taman wisata harimau di wilayah utara Thailand, menurut laporan Bangkok Post, Jumat (20/2).
Di taman Tiger Kingdom Chiang Mai yang dikelola pihak swasta, pengelola memberlakukan penutupan selama dua pekan setelah kematian tersebut terjadi. Penyelidikan juga telah diluncurkan.
Pejabat peternakan provinsi menyatakan bahwa fasilitas itu melarang seluruh akses masuk tanpa izin dan mulai melakukan disinfeksi menyeluruh di area taman, sementara uji laboratorium terhadap bangkai harimau masih berlangsung.
Kematian harimau dilaporkan mulai terjadi pada 8 Februari. Dugaan awal mengarah pada daging ayam mentah yang digunakan sebagai pakan hewan tersebut.
Namun, pihak berwenang menyatakan bahwa penyebab pasti banyak kematian itu masih belum dapat dipastikan.
Harimau yang masih hidup telah dipindahkan ke pusat perawatan milik taman di Distrik Mae Taeng, bagian utara Provinsi Chiang Mai, untuk pemantauan ketat.
Direktur Kantor Regional Kawasan Lindung, Kritsayarm Kongsatri, mengatakan bahwa kematian dalam jumlah besar dalam waktu singkat merupakan kejadian yang sangat tidak biasa.
Sumber: Anadolu
Baca juga: tiket.com rekomendasi 4 destinasi wisata di Thailand yang terjangkau
Baca juga: Bagian-bagian harimau ditemukan pos Bea Cukai Thailand
Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































