DKP: Aplikasi Tangerang LIVE sajikan harga sembako terbaru di pasar

2 hours ago 2

Tangerang, Banten (ANTARA) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten, mengajak masyarakat memanfaatkan fitur informasi harga pasar di aplikasi Tangerang LIVE karena menyajikan informasi berbagai harga sembako terbaru dari pasar tradisional setiap harinya.

"Dengan kemudahan akses informasi harga, masyarakat bisa merencanakan belanja lebih efektif, menghemat waktu dan tenaga, serta menghindari lonjakan harga yang tidak terduga," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun, dalam keterangannya di Tangerang, Banten, Sabtu.

Ia menambahkan pada bulan Ramadhan ini, sejumlah bahan pokok kerap mengalami kenaikan harga, sehingga kehadiran fitur ini menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin belanja lebih hemat dan cerdas.

"Melalui fitur informasi harga pasar, warga tidak perlu lagi berkeliling pasar hanya untuk membandingkan harga. Cukup dalam satu genggaman, berbagai informasi harga sembako dari sejumlah pasar di Kota Tangerang dapat dipantau secara praktis, cepat dan real time," ujarnya.

Muhdorun menjelaskan layanan ini merupakan bagian memberikan kemudahan akses informasi publik sekaligus membantu masyarakat mengatur pengeluaran rumah tangga dengan lebih bijak.

Fitur ini menyajikan data harga berbagai komoditas seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging, cabai, hingga sayur-mayur yang diperbarui secara berkala.

"Informasi tersebut bersumber dari pemantauan langsung di pasar-pasar tradisional Kota Tangerang," katanya.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono memastikan ketersediaan beras, cabai, bawang, daging, telur, gula, hingga minyak goreng mencukupi saat bulan Ramadhan.

"Berdasarkan laporan Neraca Pangan Januari 2026, kondisi pasokan komoditas di Kota Tangerang relatif aman dan mencukupi," katanya.

Ia menekankan periode Ramadan dan Idul Fitri merupakan momentum krusial yang kerap diikuti peningkatan permintaan bahan pangan.

Oleh karena itu, diperlukan langkah antisipatif yang terukur dan kolaboratif.

"Ramadan dan Idul Fitri selalu diiringi kenaikan permintaan. Kita harus memastikan stok tersedia, distribusi lancar, dan harga tetap terkendali agar masyarakat tidak terbebani," ujar Maryono.

Langkah konkret yang dilakukan antara lain pemantauan harga harian di pasar tradisional, penguatan kerja sama dengan distributor dan daerah pemasok, serta peningkatan pengawasan untuk mencegah praktik penimbunan.

"Kita ingin memastikan sistem pengendalian berjalan dari hulu ke hilir secara optimal. Jangan sampai ada spekulasi atau hambatan distribusi yang merugikan masyarakat," katanya.

Pewarta: Achmad Irfan
Editor: Kelik Dewanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |