Lebaran 2026, Pelni proyeksikan peningkatan jumlah penumpang 4 persen

5 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni memproyeksikan adanya peningkatan penumpang sebesar empat persen pada masa Angkutan Lebaran 2026 dari tahun sebelumnya.

Sekretaris Perusahaan Pelni Ditto Pappilanda kepada ANTARA di Jakarta, Jumat menyebutkan pada periode yang sama tahun 2025 (16 Maret – 17 April 2025), jumlah penumpang yang diangkut Pelni Cabang Jakarta sebanyak 23.549 orang.

Sedangkan pada periode 6 Maret – 6 April 2026, jumlah penumpang di PELNI Cabang Jakarta sementara telah mencapai 23.768 orang, atau terdapat peningkatan sebesar dua persen, di mana masih terdapat delapan pelayaran lagi hingga masa Angkutan Lebaran 2026.

"Kami memperkirakan hingga akhir periode 6 April 2026, peningkatan total bisa mencapai sekitar empat persen dibandingkan tahun sebelumnya," kata Ditto.

Hingga tanggal 27 Maret 2026, tambah dia, penjualan tiket untuk periode arus balik dari Pelabuhan Tanjung Priok pada periode 22 Maret – 6 April 2026 telah mencapai 10.751 penumpang.

Baca juga: Wamen Komdigi sebut jaringan internet tetap stabil saat arus balik

Sebelumnya, Ditto juga menyebutkan puncak arus mudik terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026 dengan jumlah penumpang sebanyak 31.460 orang.

Adapun puncak arus balik tahun ini diprakirakan terjadi pada Kamis (2/4) dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang.

"Puncak arus balik, kami prediksi terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi sebanyak 27.009 penumpang," ucap Ditto.

Ia juga mengimbau pemudik yang belum memiliki tiket untuk segera memesan melalui kanal resmi BUMN Pelayaran itu, agar terhindar dari risiko kehabisan kuota dan tiket tidak resmi.

Selain itu, Ditto mengingatkan penumpang untuk selalu mematuhi protokol keselamatan di atas kapal serta menjaga kebersihan selama perjalanan.

Baca juga: Arus balik Bakauheni capai 60 persen hingga H+5 Lebaran

Baca juga: Antrean kendaraan logistik di Pelabuhan PT SMA mengular hingga lima KM

Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |