Kopi sebelum olahraga, apa benar bisa bikin performa lebih optimal?

5 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Kopi sering menjadi teman sebelum memulai aktivitas, termasuk olahraga. Sebagian orang meminumnya karena ingin merasa lebih segar, tidak cepat mengantuk, atau lebih siap menjalani latihan.

Kebiasaan tersebut memang memiliki dasar ilmiah. Kafein dalam kopi diketahui dapat memberikan efek stimulan pada tubuh dan berpotensi membantu beberapa aspek performa olahraga. Namun, bukan berarti minum kopi sebelum olahraga otomatis membuat kemampuan fisik menjadi jauh lebih baik.

Lantas, apa sebenarnya pengaruh kopi sebelum olahraga?

Kafein dapat membantu meningkatkan performa

Kafein merupakan salah satu zat yang banyak diteliti dalam kaitannya dengan performa olahraga. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi kafein sebelum berolahraga dapat memberikan manfaat pada aktivitas yang membutuhkan daya tahan, kekuatan, maupun gerakan berintensitas tinggi.

Meta-analisis terbaru pada 2026 yang melibatkan 48 penelitian dengan 689 peserta menemukan bahwa konsumsi kafein dosis rendah hingga sedang sebelum olahraga dapat meningkatkan performa pada tes daya tahan dengan memperpendek waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan latihan.

Penelitian lain pada latihan beban juga menemukan kafein dapat meningkatkan kecepatan gerakan dan output tenaga selama latihan resistensi.

Baca juga: Minum kopi setiap hari apakah aman? Ini batas kafein yang disarankan

Artinya, ada bukti bahwa kafein memang dapat memberikan sedikit "dorongan" pada kemampuan fisik.

Meski demikian, efek kopi tidak bisa disamakan dengan peningkatan kemampuan fisik secara instan.

Besarnya manfaat kafein berbeda-beda pada setiap orang. Penelitian mengenai olahraga daya tahan, misalnya, menemukan peningkatan performa yang cukup bervariasi antarpenelitian. Faktor seperti kebiasaan mengonsumsi kafein, jenis olahraga dan respons tubuh dapat memengaruhi hasilnya.

Jadi, orang yang minum kopi sebelum olahraga belum tentu langsung bisa berlari lebih cepat atau mengangkat beban lebih berat.

Kopi lebih tepat dipandang sebagai salah satu faktor yang mungkin membantu performa, bukan pengganti latihan rutin, makanan bergizi atau istirahat yang cukup.

Bisa membantu olahraga yang membutuhkan daya tahan

Manfaat kafein cukup banyak diteliti pada olahraga daya tahan seperti bersepeda atau lari.

Meta-analisis yang diterbitkan pada 2026 terhadap 20 penelitian dan 226 peserta menemukan konsumsi kafein dapat memperbaiki waktu penyelesaian dan meningkatkan rata-rata output tenaga pada tes bersepeda.

Penelitian terbaru lainnya juga menemukan dosis kafein rendah sekitar 3 mg per kilogram berat badan sudah dapat memberikan manfaat pada latihan interval intensitas tinggi.

Namun, hasil penelitian tersebut dilakukan pada peserta dewasa dalam kondisi terkontrol. Jadi, hasilnya tidak bisa langsung dijadikan patokan bahwa semua orang akan mendapatkan efek yang sama dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Cara membuat Mont Blanc coffee di rumah, lengkap dengan resep

Kafein juga dapat membantu olahraga intensitas tinggi

Bukan hanya olahraga daya tahan. Kafein juga diteliti dalam aktivitas yang melibatkan gerakan cepat dan intensitas tinggi.

Sebuah meta-analisis terhadap 24 penelitian menemukan konsumsi kafein dapat meningkatkan sejumlah aktivitas berintensitas tinggi dalam olahraga intermiten, seperti sprint, akselerasi dan deselerasi.

Hal ini menunjukkan bahwa efek kafein cukup luas, meskipun tingkat manfaatnya tetap bergantung pada jenis olahraga dan kondisi orang yang mengonsumsinya.

Jadi, apakah kopi bisa bikin fisik lebih optimal?

Kafein memang dapat membantu meningkatkan beberapa aspek performa olahraga, terutama daya tahan, tenaga dan aktivitas berintensitas tinggi. Namun, efeknya tidak sama pada semua orang dan tidak berarti kopi bisa membuat kemampuan fisik meningkat secara drastis.

Untuk remaja, kopi dan minuman berkafein sebaiknya tidak dijadikan strategi untuk meningkatkan performa olahraga. Tubuh yang masih dalam masa pertumbuhan lebih membutuhkan pola makan seimbang, hidrasi yang cukup, latihan yang sesuai dan tidur yang cukup.

Jadi, kalau tujuan olahraga adalah menjaga kebugaran, jangan sampai fokus hanya pada apa yang diminum sebelum latihan. Fondasi utamanya tetap sederhana: latihan yang konsisten, asupan bergizi, cukup minum dan istirahat yang cukup.

Baca juga: Apa Itu dirty latte? Kopi susu dingin dengan espresso di atas

Baca juga: Menjemput kembali kejayaan kopi Tombo Batang

Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |