Jakarta (ANTARA) - Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan proses pengalihan pengelolaan transportasi ke Kepulauan Seribu dari Dishub DKI ke Transjakarta saat ini sedang dalam tahap pengkajian.
"Saat ini prosesnya sedang berada pada tahap pengkajian secara intensif. Harapan kami, skema dan roadmap beserta rencana detailnya dapat segera dirampungkan dengan hasil yang
terbaik," kata Budi saat dihubungi di Jakarta, Sabtu.
Budi menyebut, layanan Transjakarta laut ini akan menjadi bagian dari kado istimewa saat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 tahun DKI Jakarta pada 2027. Terlebih lagi, hal ini akan menjadi hadiah bagi para warga Kepulauan Seribu.
Lebih lanjut Budi mengatakan, dalam proses ini, pihaknya tidak berjalan sendiri melainkan bersama-sama dengan seluruh pihak terkait.
"Kebutuhan kelembagaan dan regulasi tersebut sedang kami kaji bersama Transjakarta, Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD), Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi, serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprov DKI Jakarta terkait lainnya," papar Budi.
Dari sisi regulasi, Budi mengatakan pihaknya juga tengah menyiapkan payung hukum yang diperlukan, baik dalam bentuk Peraturan Daerah maupun Peraturan Gubernur, yang akan mengatur antara lain penetapan tarif dan subsidi, kelembagaan, bentuk penugasan dan perikatan, hingga masa transisi pengelolaan dari Dishub kepada Transjakarta.
"Untuk kegiatan operasional dan teknis pendukung, ke depan akan dikelola oleh Transjakarta. Jadi tidak hanya sarana berupa kapal, pengelolaan area pelabuhan pun akan turut dilakukan oleh Transjakarta," jelas Budi.
Baca juga: Integrasi transportasi, kapal Dishub rute Kep Seribu akan dialihkan ke Transjakarta
Baca juga: DPRD DKI minta perluasan layanan Transjakarta ke Pulau Seribu ditunda
Baca juga: MTI: Alih kelola transportasi Kepulauan Seribu butuh kesiapan sistem
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































