Surabaya (ANTARA) - Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Takonai Susumu menyatakan kerja sama antara Negeri Sakura dan Indonesia telah berkembang menjadi sebuah kemitraan strategis komprehensif yang meluas ke berbagai sektor termasuk ketenagakerjaan.
"Kerja sama kedua negara tak lagi hanya dari sektor ekonomi, budaya, pendidikan, keamanan, namun meluas ke sektor ketenagakerjaan yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir," kata Takonai di Surabaya, Rabu.
Menurutnya, kehadiran warga negara Indonesia yang bekerja di Jepang tidak hanya memastikan ketersediaan tenaga kerja dan meningkatkan perekonomian saja tetapi juga memperkuat hubungan antara kedua negara.
Takonai juga menilai hubungan antara Jepang dan Indonesia sangat kuat khususnya di wilayah Jawa Timur.
Ia menyebutkan kerja sama antara Jepang dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di bidang ekonomi tercermin dari jumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah itu yakni kurang lebih sebanyak 150 perusahaan.
Selain itu, Takonai menuturkan banyaknya tenaga kerja asal Jawa Timur yang menjadi tulang punggung perekonomian di Jepang turut menunjukkan adanya kerja sama yang baik dan kuat.
"Tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Jepang mendapatkan keterampilan juga di sana, jadi hubungan ini saling membantu dan menguntungkan kedua negara," kata Takonai.
Takonai memastikan Konsulat Jenderal (Konjen) Jepang di Surabaya berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jatim demi mendorong perekonomian sekaligus pengembangan sumber daya manusia di masa mendatang.
Sementara itu, Data Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Timur mencatat sebanyak sekitar 1.983 Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Timur bekerja di Jepang pada 2024 sedangkan pada 2025, jumlah itu bertambah menjadi sekitar 3.000 sampai 4.000 orang.
Selain itu, berdasarkan data Pemprov Jawa Timur, investasi Jepang melalui Penanaman Modal Asing (PMA) ke Jawa Timur sejak 2010 sudah mencapai lebih dari 5 miliar dolar AS (Rp84,1 triliun) dan mampu menyerap 178 ribu tenaga kerja di provinsi tersebut.
Sejumlah perusahaan ternama Jepang yang beroperasi di Jawa Timur antara lain PT Ajinomoto Indonesia, PT Yakult Indonesia Persada, PR Uni-Charm Indonesia, PT Otsuka Indonesia, PT Meiji Indonesia, PT Nihon Seiki, dan PT Surabaya Autocomp Indonesia (SAI).
Baca juga: Indonesia, Prefektur Kagawa sepakati penempatan 2000 pekerja migran
Baca juga: Indonesia dorong Jepang investasi di pusat pelatihan pekerja migran
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah/Fahmi Alfian
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































