Kemenperin perkuat ekosistem industri fesyen berbasis potensi daerah

1 week ago 5

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat ekosistem industri fesyen nasional berbasis potensi daerah guna meningkatkan daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM), serta memaksimalkan pengisian pasar domestik oleh produk dalam negeri.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam pernyataan di Jakarta, Selasa menyampaikan upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan sentra industri, peningkatan kapasitas produksi, hingga penguatan akses pasar.

Menurut dia, pengembangan industri fesyen, khususnya skala kecil dan menengah di berbagai wilayah Indonesia, dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia mengatakan, pengembangan sentra IKM memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, serta daya saing pelaku industri kecil dan menengah agar mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik maupun internasional.

Baca juga: Tren penggunaan pakaian denim diperkirakan bergeser

“Kami terus mendorong penguatan sentra-sentra IKM sebagai pusat pertumbuhan industri di daerah yang berkelanjutan, sekaligus sebagai sarana peningkatan nilai tambah dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Menperin.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Reni Yanita menjelaskan bahwa sentra industri fesyen, seperti Sentra Seri Kuala Lobam di Bintan, Kepulauan Riau yang baru diresmikan pada Rabu (21/1) akan menjadi pusat produksi strategis yang mampu memperkuat daya saing IKM fesyen nasional.

“Sentra ini kami dorong sebagai rumah produksi bersama sekaligus wahana peningkatan kapasitas pelaku IKM, mulai dari akses fasilitas produksi, pelatihan teknis, hingga penguatan manajemen usaha,” ungkap Reni.

Pewarta: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |