Kapal berpenumpang 12 orang alami kerusakan mesin di perairan Ternate

2 months ago 14

Ternate (ANTARA) - Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian dan pertolongan KM Jeni Jaya 05 alami kerusakan mesin di Perairan Batang Dua, Kota Ternate membawa penumpang 12 orang saat beroperasi di perairan diantara Pulau Batang Dua dan Kota Ternate.

Kepala Kantor SAR Ternate Iwan Ramdani di Ternate, Senin, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Selain itu, pihak Basarnas juga menghubungi pemilik kapal guna menggali informasi tambahan.

Laporan tersebut diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate dari Jeandry Wowiling, keluarga salah satu korban, yang khawatir atas nasib seluruh kru kapal.

Baca juga: Basarnas Ternate evakuasi 9 penumpang kapal yang alami masalah mesin

"Oleh karena itu, petugas Com Center SAR Ternate berhasil melakukan komunikasi dengan kru KM Jeni Jaya 05 melalui Radio Marine Channel 10. Dari komunikasi tersebut diketahui bahwa kapal saat ini berada pada jarak sekitar 20 mil dari Pulau Mayau, Kecamatan Batang Dua" ujarnya.

Bahkan, kru kapal juga menyampaikan bahwa mereka sedang mencoba memperbaiki mesin kapal dan memilih untuk tetap berada di kapal sambil menunggu bantuan, karena tidak ingin meninggalkan aset mereka.

Dia mengatakan setelah briefing internal, Tim Rescue Kantor SAR Ternate segera diberangkatkan menuju lokasi yang diduga menjadi tempat kapal berada. Proses pergerakan tim menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata yang ditugaskan untuk melakukan pengawasan sekaligus pengawalan terhadap kapal swasta yang ditugaskan menarik KM Jeni Jaya 05 menuju pulau terdekat.

Menurut laporan awal, posisi kapal diperkirakan berada pada koordinat 1°32'27.42" N / 126°42'36.36" E, sekitar 39,31 nautical mile dengan radian 300,98° dari Kantor SAR Ternate. Informasi ini menjadi dasar awal pelaksanaan operasi pencarian.

KM Jeni Jaya 05 diketahui berangkat dari Bitung pada 15 November 2025 sekitar pukul 07.45 WIT menuju perairan Halmahera Barat untuk mencari ikan. Kapal yang dinakhodai Capt. Ivan Wenas itu membawa 11 anak buah kapal (ABK) lainnya.

Namun, pada 16 November 2025 pukul 02.10 WIT, ketika sedang mencari titik pemancingan (spot fishing), kapal tiba-tiba mengalami mati mesin. Kondisi tersebut membuat kapal terombang-ambing di perairan Batang Dua karena tidak dapat melakukan manuver.

Baca juga: KM lestari dihantam angin kencang di perairan Pulau Makian

Baca juga: Puluhan penumpang KM Holy Marry dievakuasi dari perairan Morotai

Beruntung, kapal kemudian menemukan sebuah rumpon, dan para kru memutuskan untuk menambatkan KM Jeni Jaya 05 di rumpon tersebut guna mencegah kapal hanyut lebih jauh. Setelah itu, kru menghubungi keluarga untuk meminta pertolongan dan laporan diteruskan ke Kantor Basarnas Ternate.

Hingga saat laporan resmi dirilis, tim gabungan masih melakukan pemantauan dan upaya evakuasi secara terukur untuk memastikan keselamatan seluruh kru kapal.

Data 12 orang kru KM Jeni Jaya 05, yakni Capt. Ivan Wenas (56), Jemi (48), Kris (44), Hedy Maku (46), Herlin (50), Agustinus (43), Andika (45) Yansen (55), Muhtar (43), Rojak (33) Sarip (32) dan Andri (45).

Pewarta: Abdul Fatah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |