Jual beli ikan kering di Pasar Maninjau Agam mulai ramai usai banjir

1 week ago 9

Lubuk Basung (ANTARA) - Aktivitas jual beli ikan kering di Pasar Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat mulai ramai selama satu Minggu terakhir usai daerah itu dilanda banjir bandang pada akhir Desember 2025 lalu.

"Dibandingkan Minggu kemarin ada peningkatan jual beli namun belum masih normal," kata salah seorang pedagang di Pasar Maninjau Nelianti (65) di Maninjau, Rabu.

Pantauan ANTARA di pasar itu masyarakat sudah mulai berdatangan membeli ikan kering untuk kebutuhan sehari-hari.

Aktivitas jual beli juga mulai meningkat dengan ramainya jual beli di pasar itu. Mulai dari masyarakat biasa sampai warga yang berpakaian aparatur sipil negara (ASN).

Nelianti menyebutkan satu bulan lebih jual beli di Pasar Maninjau sangat sepi. Masyarakat sibuk membersihkan material lumpur yang mengenai rumah mereka.

Selain itu, bantuan sembako dari pemerintah dan relawan cukup banyak sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.

Baca juga: Akses Blangkejeren-Kutacane kembali terhubung, harga di pasar beranjak stabil

"Saat ini jual beli mulai naik dibandingkan awal terjadinya bencana. Saat ini jual beli bisa mencapai Rp500 ribu per hari. Awal-awal bencana hanya Rp200 sampai Rp300 ribu per hari," katanya.

Untuk harga ikan kering saat ini, katanya, masih stabil dan tidak terjadi kenaikan. Seperti ikan tete Rp90 ribu per kilogram, ikan teri Rp85 per kilogram, udang Rp70 ribu per kilogram dan ikan sapek Rp10 ribu per kilogram.

"Harga masih sama dengan harga sebelum banjir bandang," katanya.

Pedagang lainnya Syafrida (63) mengharapkan warga terdampak banjir bandang cepat pulih kembali sehingga aktivitas jual beli kembali normal.

"Saat ini mulai ramai. Jika sebelum bencana jual beli bisa mencapai Rp800 ribu per hari selama bencana hanya Rp300 ribu per hari," katanya.

Untuk pasokan ikan kering saya ini mereka mengambilnya di Bukittinggi karena di Maninjau produksi ikan menurun.

"Ikan di Bukittinggi itu banyak datang dari Aceh, Sobolga Sumatera Utara dan dari Tiku Agam," sebutnya

Salah seorang pembeli Rini (46) mengatakan harga ikan kering setelah banjir bandang ini masih normal.

"Saya tetap pergi ke pasar untuk membeli kebutuhan untuk makan sehari-hari. Hari ini masyarakat mulai ramai datang ke pasar," katanya.

Baca juga: Mendagri: Hampir semua pasar di wilayah bencana sudah beroperasi

Baca juga: Aktivitas ekonomi di Pasar Pandan Tapanuli Tengah mulai normal

Baca juga: Aktivitas jual-beli di Pasar Aceh Tamiang pulih, warga besyukur

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |