Gubernur Sumut layani pengungsi hingga dini hari di Tapanuli Selatan

1 month ago 33

Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution melayani para pengungsi hingga Sabtu dini hari di Posko Pengungsian Batuhula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Ia membantu menyiapkan dan membagikan makanan kepada para pengungsi di posko ini, dan bukan sekadar meninjau kondisi pengungsian di Tapanuli Selatan.

Baca juga: BPBD: Jumlah pengungsi banjir bandang di Desa Hutapadang 593 orang

"Di tengah situasi yang tidak normal ini, saya melihat persatuan dan gotong-royong saudara-saudara kita masih sangat kuat. Bersama-sama melewati kondisi ini," ujar Bobby di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu.

Gubernur mengaku terkesan melihat semangat kebersamaan maupun gotong royong warga terdampak bencana menghadapi masa sulit ini.

Posko Pengungsian Batuhula ini sebagian besar ditempati warga Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor.

Di lokasi posko pengungsian juga tersedia pos pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.

"Saya juga sempat menyerahkan bantuan berupa obat-obatan, makanan, dan berbagai logistik lainnya untuk memenuhi kebutuhan para pengungsi saat di pos pelayanan kesehatan," beber Bobby.

Usai meninjau Posko Pengungsian Batuhula, Bobby melanjutkan perjalanan dengan penyaluran bantuan ke Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Batang Toru, Tapanuli Selatan pada dini hari.

Adapun bantuan yang diberikan, antara lain berupa bahan pokok, perlengkapan tidur, serta sejumlah kebutuhan untuk mendukung aktivitas gereja.

"Kami Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan terus bekerja sekuat tenaga untuk memulihkan keadaan ini,” tegas Bobby.

Baca juga: Satgas Kodam I/BB bangun MCK di desa Tapsel jaga kesehatan pengungsi

Baca juga: Dinkes Sumut salurkan perlengkapan darurat pascabanjir bandang Tapsel

Ismaira Tampubolon, korban banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan menyampaikan keluh kesahnya langsung kepada Gubernur Sumut Bobby Nasution.

Ismaira yang berprofesi sebagai pedagang bahan pokok asal Kecamatan Garoga, Tapanuli Selatan ini mengaku barang dagangannya maupun rumahnya rusak berat akibat terendam material banjir.

"Kami mohon dibantu, karena semuanya sudah habis, rumah, dan barang jualan kami. Kami tidak tahu harus mulai dari mana lagi. Kami mohon bantuannya agar bisa berdagang kembali," tutur Ismaira.

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |