Jakarta (ANTARA) - Tim Media Presiden di Jakarta pada Senin, menyampaikan di Kabupaten Bireuen, Aceh puluhan personel TNI melaksanakan pembersihan sisa-sisa lumpur di SMK Negeri 1 Peusangan yang berlokasi di Gampong Raya Dagang, Kecamatan Peusangan.
Dengan menggunakan cangkul, sekop, dan sepatu boot, personel TNI bekerja bersama membersihkan halaman dan ruang sekolah.
Meski sebagian area telah dibersihkan, tumpukan lumpur masih terlihat di beberapa sudut sekolah, menunjukkan dampak banjir yang cukup parah.
Masih di Kecamatan Peusangan, TNI juga membantu membersihkan rumah warga milik Ibu Safiah.
Lumpur yang mengendap di lantai dan perabot rumah tangga dibersihkan secara manual agar rumah dapat kembali ditempati dengan layak.
Kegiatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Di SD Negeri Raja, Desa Raja, Kecamatan Bendahara, personel TNI dan warga bergotong royong membersihkan sisa-sisa lumpur yang menumpuk di halaman dan ruang kelas sekolah.
Pembersihan juga dilakukan di Gudang Kantor Datok Penghulu, Desa Seuneubok.
Lumpur yang telah mengering masih terlihat di sebagian area kantor dan dibersihkan secara bertahap.
Baca juga: Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak renovasi dua sekolah di Aceh
Di SMAN 1 Bendahara, Desa Seuneubok, lumpur masih menumpuk di bagian depan sekolah sehingga mengganggu akses masuk.
Banyaknya material lumpur membuat proses pembersihan dibantu dengan penggunaan alat berat agar jalur menuju sekolah kembali terbuka.
Sementara itu, di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, personel TNI bersama warga membersihkan rumah-rumah yang masih dipenuhi lumpur kering.
Di beberapa ruangan, lantai rumah yang berwarna putih mulai terlihat setelah dibersihkan. Namun, di ruangan lainnya, lumpur masih menggunung hingga setengah tinggi ruangan.
Dengan cangkul dan sekop, personel TNI tetap bekerja penuh semangat.
Pembersihan juga dilakukan di ruko-ruko di Jalan Meunasah Raya, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.
Etalase dan lantai toko masih tertutup lumpur, namun TNI bahu membahu membersihkannya. Sejumlah warga tampak mulai beraktivitas di sekitar lokasi meski kondisi belum sepenuhnya pulih.
Baca juga: Brimob selesaikan sumur bor di Tapanuli Tengah penuhi kebutuhan dasar
Baca juga: HK minta warga bersabar untuk lewati jalan Simaninggir Tapteng
Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































