Jakarta (ANTARA) - Tim juara bertahan asal Brasil Fluxo mengatakan fokus utama mereka pada Free Fire World Series (FFWS) Global Finals tahun ini adalah kemampuan beradaptasi dengan meta permainan terbaru.
Meski sebagian besar peserta masih dihuni tim yang sama seperti edisi 2024, pembaruan gim dinilai membuat seluruh persiapan harus disesuaikan ulang.
"Perbedaan paling besar dibanding tahun lalu adalah meta-nya. Tim-timnya hampir sama, tetapi gaya permainan berubah karena update terbaru. Kami harus menyesuaikan diri dengan meta baru ini," kata salah seorang pemain Fluxo Pedro “But” Borges ditemui di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat.
Ia menjelaskan bahwa para pemain sebenarnya sudah mengenal gaya bermain lawan dari kompetisi-kompetisi sebelumnya. Namun, perubahan mekanik dan ritme permainan tahun ini membuat setiap tim perlu kembali menyusun strategi dari awal.
"Kami tahu pola permainan lawan, tetapi tahun ini semua berubah. Kuncinya adalah adaptasi," ujar But.
Meski menghadapi perubahan meta yang signifikan, tim Brasil menyatakan tetap percaya diri mempertahankan gelar FFWS. Mereka menilai kekompakan skuad menjadi modal terbesar untuk mengatasi penyesuaian yang dibutuhkan.
"Kami sudah bermain bersama selama tiga tahun. Chemistry itu membuat kami percaya diri dengan setiap keputusan yang kami ambil di pertandingan," kata pemain Fluxo Mateus "mt7" Silva.
Baca juga: Meksiko antisipasi RRQ Kazu di final FFWS Global Finals Jakarta
Keinginan untuk terus menjadi yang terbaik disebut sebagai pendorong utama tim dalam mempertahankan gelar FFWS Global Finals.
Menurut mereka, motivasi tersebut tak terpengaruh oleh perubahan meta atau format pertandingan.
"Motivasi kami adalah selalu ingin berada di puncak. Keluarga, fans, teman, dan dukungan organisasi Fluxo membuat kami ingin terus menjadi juara dunia," ujar mt7.
Selain perubahan meta, FFWS tahun ini juga menerapkan sistem Champion Rush. Format tersebut dinilai tim Brasil membuat persaingan kian menarik karena peluang juara tetap terbuka hingga pertandingan terakhir.
"Format ini membuat kejuaraan hidup sampai akhir. Bahkan tim yang tertinggal poin masih bisa menang jika mereka kuat dalam Champion Rush," kata pemain Fluxo Tiago "Bops" Carvalo.
Ia menilai format baru tersebut menuntut kemampuan mekanik dan mental bertanding yang lebih kuat.
"Format ini lebih sulit, tapi justru itu yang kami sukai. Kami menang di format lama, dan kami siap menang di format baru ini," ujar Bops.
Baca juga: 60 bus komunitas menuju FFWS Global Finals Jakarta
Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































