Manado (ANTARA) - Empat orang terseret ombak saat mandi dan bermain di Pantai Tuturuga, Desa Ranowangko, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu sekitar pukul 17.30 WITA.
"Kejadian bermula saat empat korban mandi di pantai. Tiba-tiba ombak besar datang dan menyeret mereka ke laut," kata Humas Basarnas Sulut Nuriadin Gumeleng di Manado, Sabtu.
Tiga korban berhasil diselamatkan warga setempat dan dievakuasi ke RS Tondano, sementara satu orang dinyatakan hilang dan masih dalam pencarian.
Setelah menerima laporan dari BPBD Minahasa, Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Manado pada pukul 19.05 WITA memberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi untuk melaksanakan tindak awal Operasi SAR dan berkoordinasi dengan unsur terkait.
Baca juga: Dua wisatawan terseret ombak di pantai selatan Jember
Dalam pencarian tersebut, Tim SAR dibantu BPBD Minahasa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat, dengan mengerahkan perahu karet, peralatan selam, water rescue, aqua eye, drone thermal, serta peralatan pendukung lainnya.
Kepala Basarnas Sulut George Mercy Randang mengimbau masyarakat, khususnya yang beraktivitas di kawasan pantai, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang serta mengutamakan keselamatan saat berada di laut.
Berikut data korban, Kenzy Lengkong (laki laki), 17 tahun, asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan (belum ditemukan), Candra Pitoy (laki laki), 17 tahun, asal Kelurahan Walian Tomohon Selatan (sudah ditemukan/meninggal di rumah sakit).
Baca juga: Tim SAR selamatkan empat wisatawan terseret ombak Pantai Parangtritis
Kemudian, Grazelli Kindangen (perempuan), 18 tahun, asal Kelurahan Pinaras, Tomohon Selatan (sudah ditemukan/meninggal di rumah sakit) dan Miki Somba (perempuan), 16 tahun, asal Kelurahan Pinaras Tomohon Selatan (ditemukan dalam keadaan selamat dan masih dirawat di rumah sakit).
Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































