DKI siapkan rekayasa lalu lintas di destinasi wisata saat Nataru

1 month ago 24

Jakarta (ANTARA) - Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan sejumlah langkah pengaturan dan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat di beberapa destinasi wisata selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

"Untuk pengaturan lalu lintas tentu karena ini terkait dengan Natal dan Tahun Baru, maka kami mengantisipasi pada kawasan-kawasan wisata di Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa.

Pengaturan tersebut difokuskan pada kawasan-kawasan wisata yang diperkirakan mengalami lonjakan pengunjung.

Syafrin menyebutkan, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan melihat perkembangan kondisi di lapangan.

Baca juga: Sterilisasi Gereja Katedral, Polda Metro kerahkan Jibom dan K9

Sejumlah destinasi wisata utama di Jakarta menjadi perhatian khusus, seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), Ancol, Pantai Indah Kapuk (PIK), Taman Mini Indonesia Indah (TMII) hingga kawasan Kota Tua.

"Pengaturannya bersifat situasional, termasuk kemungkinan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas dengan melihat perkembangan di lapangan," ujar Syafrin.

Di kawasan Taman Margasatwa Ragunan, misalnya, Dishub DKI akan memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah apabila terjadi kepadatan kendaraan, khususnya pada pagi hari.

Rekayasa tersebut dilakukan untuk memperlancar arus kendaraan yang menuju lokasi wisata.

"Misalnya untuk Ragunan, jika terjadi kepadatan pada pagi hari, biasanya kita tetapkan sistem satu arah masuk ke Taman Ragunan. Dari TB Simatupang akan diberlakukan satu arah menuju Ragunan," katanya.

Baca juga: Terminal Pulo Gebang siapkan 1.075 bus hadapi Nataru

Sementara itu, pada sore hari saat arus kepulangan pengunjung meningkat, Dishub DKI akan menerapkan sistem satu arah dari Taman Ragunan menuju arah utara.

Dengan skema tersebut, kendaraan diarahkan masuk ke TB Simatupang agar arus lalu lintas tetap lebih lancar dan tidak terjadi penumpukan.

"Pada saat sore hari, dari Taman Ragunan ke arah utara akan diberlakukan satu arah, sehingga masuk ke TB Simatupang itu lebih mudah dan lancar," katanya.

Pengaturan serupa juga akan diterapkan di kawasan wisata lainnya di Jakarta, menyesuaikan dengan karakteristik wilayah dan kondisi kepadatan kendaraan.

Syafrin memastikan petugas akan disiagakan di lapangan untuk melakukan pengaturan lalu lintas secara langsung.

Baca juga: Lima bus di Terminal Bus Tanjung Priok tak lulus uji

Selain pengaturan lalu lintas, Syafrin juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang akan memanfaatkan momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Syafrin mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan, mengingat saat ini terdapat potensi cuaca ekstrem akibat badai siklon serta risiko bencana hidrometeorologi.

"Kami berpesan kepada masyarakat karena saat ini kita juga menghadapi badai siklon, potensi bencana hidrometeorologi cukup tinggi. Oleh sebab itu, pada saat melaksanakan liburan Natal dan Tahun Baru, masyarakat diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan," katanya.

Syafrin meminta masyarakat untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca yang disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelum dan selama melakukan perjalanan.

Dia juga mengingatkan agar pengguna jalan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi cuaca yang berpotensi berubah sewaktu-waktu.

"Pastikan sudah melihat prakiraan cuaca dari BMKG dan dalam perjalanan menyesuaikan dengan situasi serta kondisi yang berpotensi terjadi sesuai dengan ramalan cuaca tersebut," katanya.

Baca juga: Pengamanan gereja di Jakpus diperketat untuk pastikan Natal aman

Tak hanya soal perjalanan, Dishub DKI juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan berlibur.

Syafrin meminta warga memastikan seluruh instalasi listrik dan peralatan memasak dalam kondisi aman.

"Jaga barang-barang di rumah jika ditinggalkan. Pastikan seluruh listrik dan kompor sudah dipadamkan, dicabut dan rumah dikunci dengan baik," ujar Syafrin.

Dengan langkah-langkah tersebut, Dishub DKI berharap masyarakat dapat menikmati libur Nataru dengan aman dan nyaman. "Sehingga berlibur bisa dilakukan dengan rasa nyaman, aman dan tentu selamat," katanya.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |