Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan ribuan armada dan personel guna mendukung kelancaran angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Langkah ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat berjalan aman, nyaman, dan lancar selama periode libur akhir tahun," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo saat ditemui di Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa.
Syafrin menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menyiapkan layanan angkutan kereta api.
Sebanyak lima stasiun utama disiapkan sebagai titik layanan keberangkatan dan kedatangan penumpang, yakni Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai, dan Stasiun Jatinegara.
"Untuk angkutan kereta api, kami sudah berkoordinasi dengan PT KAI. Akan ada lima stasiun utama yang disiapkan untuk melayani masyarakat," ujar Syafrin.
Baca juga: 2.893 unit bus disiapkan untuk masa angkutan Nataru
Selain transportasi darat dan rel, Dishub DKI juga menyiapkan layanan angkutan laut. Sebanyak 11 pelabuhan disiagakan selama masa Natal dan Tahun Baru, meliputi Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Marina Ancol, serta Pelabuhan Muara Angke yang melayani penyeberangan menuju Kepulauan Seribu.
Selain itu, delapan pelabuhan lainnya berada di pulau-pulau di wilayah Kepulauan Seribu untuk mendukung layanan pengangkutan laut antarpulau.
Dari sisi sarana transportasi darat, Dishub DKI menyiapkan total 2.446 unit bus yang akan melayani mobilitas masyarakat.
Ribuan bus tersebut dioperasikan oleh 248 perusahaan otobus (PO). Sementara itu, untuk angkutan laut, tersedia 33 unit kapal, yang terdiri dari 21 kapal milik masyarakat serta 12 kapal yang disiapkan langsung oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
Sementara untuk layanan kereta api, Syafrin menambahkan bahwa PT KAI juga menyediakan tambahan perjalanan guna mengantisipasi lonjakan penumpang.
Dari jumlah normal 61 perjalanan, akan ada tambahan 16 perjalanan baru, sehingga total menjadi 77 layanan kereta api keberangkatan dari Jakarta selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.
"Penambahan ini diharapkan dapat mengakomodasi meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat pada periode libur Nataru," ucap Syafrin.
Baca juga: Korlantas prediksi puncak arus mudik Nataru pada 20 dan 24 Desember
Selain kesiapan sarana, Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung pengawasan dan pengaturan lalu lintas.
Sebanyak 2.750 personel dikerahkan untuk melakukan pengawasan, monitoring, serta pengaturan transportasi selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru
Ribuan personel tersebut disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari wilayah darat hingga laut, termasuk pelayanan transportasi bagi masyarakat Kepulauan Seribu.
Selain simpul transportasi, Dinas Perhubungan DKI Jakarta juga memfokuskan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di kawasan-kawasan wisata yang diperkirakan mengalami peningkatan kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru.
Sejumlah destinasi wisata seperti Ragunan, Monas, Ancol, kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Setu Babakan, Kota Tua, hingga Taman Mini Indonesia Indah menjadi perhatian utama.
Dengan berbagai kesiapan tersebut, Syafrin berharap penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru tahun ini dapat berjalan tertib, aman, dan memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat.
Baca juga: 4.296 personel Satpol PP siap amankan Jakarta selama libur Nataru
Baca juga: Tinjau Terminal Pulo Gebang, Kapolri: utamakan keselamatan penumpang
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Ade irma Junida
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































