CEO Ford temui pemerintahan Trump bahas pembangunan mobil China di AS

3 hours ago 2

Amerika Serikat (ANTARA) - Walaupun pemerintahan Trump tetap menentang barang impor dari China, CEO Ford, Jim Farley, dilaporkan telah bertemu dengan pejabat pemerintahan Trump untuk membahas program usaha patungan (joint venture) yang memungkinkan mobil China diproduksi di pabrik-pabrik di AS.

Laman Drive, Kamis, melaporkan bahwa Farley bertemu dengan sejumlah pejabat senior pemerintahan Trump untuk membahas peluang bagi Ford dalam mengoperasikan usaha patungan yang melibatkan produsen mobil China. Kabar itu muncul setelah pengumuman serupa dibuat untuk pasar Eropa, di mana fasilitas produksi Ford akan digunakan untuk memproduksi kendaraan milik Geely.

Dalam rencana untuk pasar AS, Ford mengusulkan pembentukan usaha patungan yang mayoritas kepemilikannya akan dikendalikan oleh produsen mobil asal Amerika tersebut. Langkah itu tidak berbeda jauh dengan kebijakan China yang mengizinkan merek mobil asing memproduksi kendaraan di China melalui skema investasi bersama dengan perusahaan domestik.

Baca juga: Ford dan Xiaomi bantah laporan usaha patungan kendaraan listrik di AS

Proposal Ford menyebutkan bahwa usaha patungan tersebut akan berbagi teknologi dan keuntungan yang dihasilkan antara Ford dan mitra asal China-nya.

Pejabat yang tidak disebutkan namanya dan terlibat dalam pembicaraan tersebut menggambarkan diskusi ini masih bersifat awal, namun, belum ada kesepakatan atau pengaturan resmi yang disetujui.

Selain kemitraan barunya di Eropa dengan Geely, Ford juga terlibat dalam dua program usaha patungan untuk pasar China bersama Changan Automobile dan Jiangling Motors Corporation. Belum ada mitra yang diumumkan untuk potensi kerja sama di Amerika, dan spekulasi bahwa Xiaomi bisa menjadi mitra usaha patungan telah dibantah oleh Ford maupun Xiaomi.

Kemitraan dengan merek asal China berpotensi membuka akses bagi Ford terhadap platform kendaraan listrik yang lebih murah, namun, hal itu bergantung kepada hasil rencana usaha patungan tersebut.

Terlepas dari pandangan keras Presiden AS Donald Trump terhadap barang-barang dari China, ia juga pernah menyatakan terbuka terhadap kemungkinan perusahaan China memproduksi mobil di dalam wilayah AS.

Baca juga: Pelanggan Eropa kini dapat beli mobil listrik langsung dari China

Baca juga: Volvo akan produksi SUV di Amerika untuk hindari tarif Trump

Baca juga: Audi pertimbangkan desakan Trump untuk produksi kendaraan di AS

Pewarta:
Editor: Natisha Andarningtyas
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |